Yayasan As-Saefulloh Bantu Tekan Angka Putus Sekolah di Desa Situsari Garut

Berita, Uncategorized455 Dilihat
banner 468x60

GARUT, 86News.co – Yayasan As-Saefulloh melalui SMP As-Saefulloh terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan akses pendidikan dan menekan angka putus sekolah di Desa Situsari, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Upaya tersebut dinilai memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah pedesaan.

Kepala Desa Situsari, Asep Ridwan, S.H., mengatakan berdasarkan data pada 2021, angka putus sekolah di desanya tergolong cukup tinggi. Saat itu, banyak anak tidak melanjutkan pendidikan setelah menyelesaikan jenjang Sekolah Dasar (SD).

banner 336x280

Menurutnya, kondisi tersebut mulai berubah sejak berdirinya Yayasan As-Saefulloh beserta SMP As-Saefulloh yang memberikan akses pendidikan lebih mudah bagi masyarakat sekitar.

“Sebelumnya angka anak yang berhenti sekolah setelah lulus SD cukup tinggi. Alhamdulillah, sejak adanya Yayasan dan SMP As-Saefulloh, kini hampir tidak ada lagi anak di Desa Situsari yang putus sekolah. Kalaupun masih ada satu atau dua orang per angkatan yang terkendala, pihak yayasan bersama pemerintah desa terus melakukan pendekatan dan edukasi agar mereka kembali melanjutkan pendidikan,” ujar Asep Ridwan.

Ketua Yayasan As-Saefulloh, Jajang Saepuloh, S.IP., M.Si., mengatakan yayasan tidak hanya memberikan motivasi kepada para siswa, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan pendidikan bagi keluarga yang kurang mampu.

Salah satu program yang dijalankan adalah pemberian seragam sekolah secara gratis kepada siswa dari keluarga prasejahtera maupun anak-anak yang berisiko putus sekolah.

“Pendidikan adalah hak setiap anak. Kami berkomitmen merangkul mereka yang memiliki berbagai kendala agar tetap dapat menyelesaikan pendidikannya. Bantuan seragam gratis dan pendampingan ini merupakan ikhtiar kami agar tidak ada lagi anak yang berhenti sekolah hanya karena keterbatasan biaya,” kata Jajang. Tanggal 23/7/2026. Kepala awak media dari WhatsApp.

Kolaborasi antara Yayasan As-Saefulloh dan Pemerintah Desa Situsari tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Sinergi itu dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan, sekaligus mendukung program Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di sektor pendidikan.

Upaya tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk memastikan setiap anak memperoleh haknya atas pendidikan yang layak.

MUKRIN

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *