Saat Dikonfirmasi, Seorang Pelaku Usaha Diduga Ledek Awak Media Via Voice Note

Berita, Uncategorized1867 Dilihat
banner 468x60

Pangandaran, 86News.co – Proyek pembangunan sayap pintu air irigasi yang dilaksanakan oleh salah satu pengusaha di wilayah desa Sukamaju Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran diduga di kerjakan asal jadi.

Karena dilihat dari kasat mata pembangunan pasangan batu/tembok penahan tanah (TPT) minim sulingan dari TPT sayap kanan hanya ada lima sulingan dan dari sayap TPT kiri juga ada lima sulingan lubang air resapan pelaksanaan teknis di lapangan juga diduga tidak sesuai spesifikasi, Sabtu (24/05/2025)

banner 336x280

Kondisi pembangunan TPT yang minim lubang-lubang sulingan ini dikhawatirkan dapat membahayakan kestabilan struktur secara keseluruhan, terutama saat debit air tinggi atau saat terjadi tekanan tanah dari belakang TPT.

Apalagi dibelakang TPT tersebut ada urugan tanah untuk menutupi lubang yang longsor apalagi kalau di guyur hujan terus pasti air akan mengendap dibelakang TPT.

Ironisnya, akan ada tekanan hidrostatik.air dapat menumpuk di belakang TPT dan memperbesar risiko ambruk, terutama pada musim hujan tiba karena minimnya lubang sulingan.

Saat tinjau lokasi tak terlihat kehadiran pemborong ataupun pekerja di lokasi proyek, karena proyek tersebut sudah hampir selesai. Dan diduga Hal ini menimbulkan kesan bahwa proyek dibiarkan tanpa kontrol yang ketat, dan membuka ruang terjadinya pelanggaran teknis serta potensi kerugian negara dimana pengawasan dari pihak bbws sangat disayangkan pekerjaan seperti ini bisa lolos dari pengawasan. Ini menyangkut keberlanjutan fungsi irigasi.

Pelaku usaha atau yang disebut pemborong ketika dihubungi via voice note (vn) dan ditanya pekerjaan belum selesai ko pekerjanya tidak ada dan proyek tersebut punya kamu yul, yuli selaku pemborong mengatakan Itu mah belum rapih dikarenakan airnya meluap nanti speknya kurang baik jadi ditinggalkan dulu menunggu air surut karena kebawah semuanya dilantai pakai keramik. Singkatnya seraya ngeledek ke awak media apaun jawabannya dari pihak pemborong patut dipertanyakan.

(Hendra)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *