Aceh Selatan, 86News.co – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Aceh Selatan menutup Tahun Anggaran 2025 dengan catatan kinerja yang dinilai positif. Di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkim Aceh Selatan, Renol Riandy, instansi tersebut mampu merealisasikan program kegiatan sesuai arah visi dan misi Bupati Mirwan MS dan Wakil Bupati Baital Mukadis dalam mewujudkan Aceh Selatan Maju dan Produktif.
Berdasarkan dokumen Rekam Jejak Kegiatan Fisik yang dirilis 9 Januari 2026, Dinas Perkim mengelola total anggaran APBD sebesar Rp14.498.948.221,- yang dialokasikan ke dalam 110 paket pekerjaan fisik. Dari jumlah tersebut, capaian kinerja tercatat mencapai 93,59 persen.
Capaian tersebut meliputi berbagai sektor strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Pada sektor hunian, Dinas Perkim membangun dan merehabilitasi 28 unit rumah tidak layak huni serta 18 unit rumah bagi korban bencana.
Di sektor infrastruktur lingkungan, pembangunan jalan lingkungan terealisasi sepanjang 6.143,60 meter, ditambah pengerasan jalan sepanjang 498,30 meter. Sementara pada sektor sanitasi dan drainase, dilakukan normalisasi serta pembangunan saluran dengan total panjang lebih dari 9.000 meter.
Selain itu, pembangunan fasilitas publik juga turut direalisasikan, antara lain pembangunan pagar ruang terbuka hijau (RTH) dan tempat pemakaman umum (TPU), serta pemasangan paving block seluas 338,62 meter persegi.
Plt Kepala Dinas Perkim Aceh Selatan, Renol Riandy, dalam keterangannya menyebutkan bahwa laporan rekam jejak kegiatan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban publik serta wujud transparansi pengelolaan keuangan daerah.
“Data yang disajikan adalah data riil hasil kerja tim di lapangan. Pencapaian ini tentu berkat dukungan dan kerja sama berbagai pihak. Evaluasi tahun ini menjadi bahan pembenahan agar ke depan Aceh Selatan semakin maju dan produktif,” ujarnya. Selasa (3/2/2026).
Meski berada dalam masa transisi kepemimpinan dan menghadapi berbagai kendala teknis di lapangan, keberhasilan menyelesaikan 110 paket pekerjaan dinilai menunjukkan adanya manajemen proyek yang solid dan komitmen terhadap percepatan pembangunan daerah.
Realisasi anggaran yang mendekati 94 persen ini dinilai menjadi sinyal positif bagi masyarakat Aceh Selatan. Pembangunan rumah layak huni, peningkatan kualitas jalan lingkungan, serta perbaikan sistem drainase diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus meminimalkan risiko bencana di kawasan permukiman.
Ke depan, tantangan bagi jajaran Dinas Perkim Aceh Selatan adalah menjaga konsistensi kinerja tersebut pada tahun anggaran berikutnya, seiring dengan upaya mendukung terwujudnya Aceh Selatan yang lebih mapan dan produktif melalui sinergi lintas sektor. (Id)











