SUMEDANG -86News co.– Pemerintah Kabupaten Sumedang kembali menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap nasib generasi muda. Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, S.H., M.Kn., didampingi oleh Kepala Dinas Sosial serta jajaran perangkat daerah, melakukan kunjungan khusus dan penuh makna untuk menjenguk serta memberikan perhatian kepada seorang siswa berprestasi namun terkendala ekonomi.Senin 20/04/2026
Kunjungan ini dilakukan untuk menemui Ikhsan, siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tanjungsari yang kini menjadi sorotan karena harus berhenti sekolah demi membantu perekonomian keluarga.
Siapa yang tak terharu mendengar kisah Ikhsan. Anak yang masih berusia belia ini terpaksa harus meninggalkan bangku sekolah bukan karena malas atau tidak mau belajar, melainkan karena tuntutan keadaan. Demi membantu meringankan beban orang tua, Ikhsan memilih untuk bekerja keras berjualan ayam goreng di kawasan Alun-alun Tanjungsari.
Meski harus sibuk menggelar lapak dagangan, semangat Ikhsan untuk menuntut ilmu tidak pernah padam. Hatinya tetap tinggi untuk kembali bersekolah dan menggapai masa depan yang lebih baik. Kesungguhan anak ini akhirnya menyita perhatian dan menjadi keprihatinan serta perhatian khusus bagi Pemerintah Kabupaten Sumedang.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Wakil Bupati Fajar Aldila tidak datang sendiri. Beliau didampingi langsung oleh Kepala Dinas Sosial, perangkat Kecamatan Tanjungsari, Pemerintah Desa, serta unsur terkait lainnya.
Kehadiran rombongan ini membuktikan adanya sinergi yang kuat dan komitmen bersama bahwa tidak ada anak Sumedang yang boleh putus sekolah hanya karena masalah ekonomi. Pemerintah hadir bukan hanya untuk melihat, tapi untuk memberikan solusi nyata dan penanganan yang tepat.
Dalam pertemuannya dengan Ikhsan dan keluarga, Wakil Bupati Fajar Aldila menegaskan komitmen Pemkab Sumedang. Pemerintah memastikan bahwa hak pendidikan Ikhsan tetap terpenuhi.
“Kami tidak akan membiarkan semangat belajar anak ini padam hanya karena keterbatasan ekonomi,” ujar Wabup Fajar.
Berbagai upaya pendampingan dan bantuan akan segera diberikan. Tujuannya jelas agar kondisi ekonomi keluarga tidak lagi menjadi penghambat bagi masa depan Ikhsan. Diharapkan dengan adanya dukungan ini, Ikhsan bisa kembali duduk di bangku sekolah dengan tenang, sementara ekonomi keluarganya juga tetap terbantu dan terangkat.
Kasus Ikhsan menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Sumedang benar-benar hadir di tengah rakyat. Kepedulian ini menjadi inspirasi bagi kita semua bahwa perjuangan seorang anak pantas didukung oleh semua pihak.
Semoga Ikhsan bisa segera kembali melanjutkan sekolah, menjadi anak yang sukses, dan bisa membanggakan orang tua serta daerahnya kelak. Terima kasih Pemkab Sumedang, peduli rakyat, peduli pendidikan!
Penulis : Wawan











