Bupati Tapsel Luncurkan Program Swasembada Ikan 1.000 Kolam

Berita, Pemerintahan1277 Dilihat
banner 468x60

Tapsel, 86News.co – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Salah satu langkah nyata meluncurkan program swasembada Ikan 1.000 kolam, yang secara resmi dilaksanakan dengan penyerahan bantuan bibit dan pakan ikan kepada kelompok pembudidaya di Desa Lancat Julu, Kecamatan Arse, Senin (16/6/2025).

banner 336x280

Bupati Tapsel, H. Gus Irawan Pasaribu, dalam sambutannya menekankan pentingnya pengelolaan anggaran daerah secara tepat guna, terlebih di tengah kondisi pemangkasan APBD.

Ia menegaskan, program-program pembangunan harus difokuskan pada sektor yang memberi dampak langsung ke masyarakat, baik dari sisi pangan maupun peningkatan ekonomi lokal.

“Di tengah efisiensi anggaran, kita tetap berupaya mengalokasikan dana dengan sebaik-baiknya. Program 1.000 kolam ini adalah upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan, konservasi lingkungan, serta menumbuhkan ekonomi masyarakat berbasis potensi perikanan lokal,” tegas Gus Irawan.

Kepala Dinas Perikanan Daerah, Saiful AP. Nasution, melaporkankan, bantuan yang diserahkan meliputi 3.000 ekor benih ikan mas dan 9 zak (270 kg) pakan kepada Pokdakan Karya Maju di Desa Lancat Julu, Kecamatan Arse.

Serta 3.000 ekor benih ikan mas dan 3 zak (90 kg) pakan untuk Pokdakan Mananti di Kelurahan Pasar Sipagimbar, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH).

Dijelaskan, program ini juga mengusung pendekatan konservatif dengan melibatkan kearifan lokal seperti pelestarian lubuk larangan, yaitu zona konservasi ikan di sungai yang dikelola masyarakat secara adat.

“Langkah ini dinilai mampu meningkatkan populasi ikan lokal sekaligus mendorong pemeliharaan ekosistem perairan yang berkelanjutan program ini selaras dengan prioritas nasional di bidang ketahanan pangan yang menitikberatkan pada pemanfaatan potensi lokal,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pokdakan Karya Maju Muhammad Hsb mengungkapkan, kelompoknya yang baru terbentuk pada 2024 dan memiliki 10 kolam budidaya, sangat membutuhkan dukungan dan pembinaan lanjutan dari pemerintah agar dapat berkembang secara mandiri.

“Bantuan ini akan sangat membantu bagi kami masyarakat petani. Terimakasih kepada bapak Bupati Tapsel dan semua pihak yang terlibat. Semoga apa yang kita targetkan dan harapkan akan dapat terwujud,” harap Ketua Pokdakan. (war)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *