Cilacap, 86News.co – Ribuan jamaah memadati acara Pengajian Akbar yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1447 Hijriyah sekaligus tradisi “Memetri Bumi Desa Cimrutu” pada hari ini, Rabu 23 Juli 2025.
Acara yang bertempat di Baledesa Cimrutu, Kecamatan Patimuan, ini menghadirkan penceramah terkemuka, Bapak Kyai Zaenal Mutakin.
Pengajian akbar ini merupakan agenda tahunan yang dinanti-nantikan oleh masyarakat Cimrutu dan sekitarnya.
Selain sebagai syiar Islam untuk menyambut datangnya tahun baru Hijriyah, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk melestarikan tradisi lokal “Memetri Bumi” sebagai wujud syukur atas karunia dan keberkahan yang telah diberikan.
Acara semakin semarak dengan kehadiran unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), termasuk perwakilan dari Polsek, Koramil, dan instansi terkait lainnya, yang menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan dan budaya di Desa Cimrutu.
Warsono selaku PJ kepala desa Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan apresiasi tinggi atas partisipasi dan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Acara ini terselenggara berkat kerja keras dan gotong royong kita semua.
“Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga, dan melalui pengajian ini, kita dapat memperoleh keberkahan dan ilmu yang bermanfaat,”ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Desa Cimrutu juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, tokoh masyarakat, dan terutama kepada Kyai Zaenal Mutakin atas kehadiran dan bimbingannya.
Beliau juga mengapresiasi tinggi partisipasi masyarakat dalam kegiatan santunan ini.
“Semoga melalui pengajian ini, kita semua dapat mengambil hikmah dan pelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik di tahun 1447 H ini, serta Desa Cimrutu senantiasa diberkahi dan makmur, dan kita semua senantiasa dalam lindungan-Nya,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang mulia ini, acara juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan piatu dari Desa Cimrutu.
Kegiatan sosial ini menjadi puncak kebersamaan dan kepedulian masyarakat, menunjukkan semangat berbagi dan empati di awal tahun baru Islam.
Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Desa dan Kyai Zaenal Mutakin, disambut haru dan doa dari para penerima.
Kyai Zaenal Mutakin dalam tausiyahnya menyampaikan pentingnya hijrah ke arah yang lebih baik di tahun yang baru, baik dalam aspek spiritual maupun sosial.
Beliau juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam dan tradisi budaya sebagai bagian dari rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Memetri Bumi bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga pengingat bagi kita semua untuk senantiasa menjaga keseimbangan alam dan lingkungan hidup.
“Dan kebahagiaan kita akan semakin sempurna dengan berbagi kepada sesama, terutama anak-anak yatim dan piatu,” ujar Kyai Zaenal Mutakin.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari jumlah jamaah yang hadir, yang tidak hanya berasal dari Desa Cimrutu tetapi juga dari berbagai wilayah di Kecamatan Patimuan.
Kehadiran Kyai Zaenal Mutakin menambah semarak acara, dan pesan-pesan yang disampaikannya diterima dengan baik oleh para hadirin.
Acara berjalan lancar dan khidmat hingga selesai, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh jamaah yang hadir. (Tugiman)











