Hari Jadi Ke – 393 Kabupaten Tasilmalaya,DPRD Gelar Rapat Paripurna lstimewa Bersama Gubernur Jabar

Pemerintahan624 Dilihat
banner 468x60
Tasikmalaya,86news.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tasikmalaya menggelar rapat Paripurna istimewa dalam rangka peringatan hari jadi ke – 393 Kabupaten Tasikmalaya berlangsung khidmat di gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (26/07/2025).
Rapat Paripurna DPRD ini di hadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Kehahadiran Gubernur Jawa Barat merupakan wujut nyata dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap pembangunan Kabupaten Tasikmalaya yang semakin progresif.
Rapat Paripurna menjadi refleksi atas sejarah penjang Kabupaten Tasikmalaya, Sekaligus momentum konsolidasi menuju pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Dikutip dari akun medi sosial Instagram Pemkabtasik, Dalam sambutannya Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menyampaikan, Hari jadi ke – 393 ini menjadi istimewa karena bertepatan dengan awal masa baktinya sebagai Bupati bersama Wakil Bupati periode 2025 – 2030
” Momentum ini menjadi istimewa bertepatan dengan di mulainya masa bakti  kepemimpinan kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya Periode 2025 – 2030, sebuah amanah yang kami terima dengan penuh tanggung jawab, di tengah dinamika dan tantangan Pembangunan yang tidak ringan.” Ujarnya.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi atas semangat Pembangunan yan ditunjukan Kabupaten Tasikmalaya.
Gubernur Dedi Mulyadi menyoroti kekuatan khas Tasikmalaya dari aspek tata ruang, sejarah peradapan, dan kekayaan budaya masyarakat.
“Ku gituna Tasik teh naon tinu tata ruang ?, Tasik teh aya komponen sejarah perdapan. Hiji Tasik boga Gunung, dua Tasik boga walu, laut. Tasik boga Pesantren, Tasik boga Kampung adat, anu ka tilu Tasik boga Kreativitas publik,” Jelasnya
Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga akar budaya lokal sebagai pondasi dalaam menghadapai tantangan zaman. Mendorong kolaborasi antara Pemerintah Provinsi dan Daerah untuk mempercepat Pembangunan yang merata serta berkeadilan.
“Tah ku kituna, ieu nu janteun udangan, kulantaran ieu nujadi udagan teh,  sing saha nu nyuhun ka buhun, sing saha nu ngajaga agama, nagara bakal ka tata,”Tegasnya
banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *