Indramayu, 86News.co – Masyarakat Desa Lamaran Tarung Blok Waledan, Kecamatan cantigi, Kabupaten Indramayu, menggelar kegiatan adat tahunan Syukuran Sedekah Bumi di lokasi Blok Waledan Acara yang berlangsung sejak siang hingga malam hari ini menjadi ajang silaturahmi, pada Rabu (24/9/2025) kebersamaan, serta pelestarian tradisi budaya lokal yang masih terus dijaga oleh masyarakat desa.
Acara syukuran ini dihadiri langsung oleh Kuwu Desa Lamaran Tarung, Darjono, beserta jajaran perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, sesepuh desa, serta perwakilan pemuda dan seluruh lapisan masyarakat Desa Lamaran Tarung, blok waledan.
Hadir pula sesepuh serta tokoh agama, yang turut memberikan doa dan nasihat agar masyarakat senantiasa menjaga kerukunan, keselamatan, dan kesejahteraan bersama.
Tradisi Sedekah Bumi yang digelar masyarakat Desa. Lamaran Tarung Blok Waledan merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, kesuburan tanah, serta hasil bumi yang melimpah. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan sosial antar warga, sekaligus sebagai media pelestarian adat dan budaya yang diwariskan oleh para leluhur.
Dalam prosesi acara, masyarakat bersama-sama membawa hasil bumi, makanan, serta sesajen yang disusun secara tradisional. Doa bersama dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon keberkahan agar Desa Lamaran Tarung, khususnya Blok Waledan, senantiasa diberi keselamatan, jauh dari bala bencana, dan masyarakatnya selalu hidup rukun.
Menariknya, rangkaian kegiatan syukuran tidak hanya berlangsung pada siang hari, tetapi juga berlanjut hingga malam dengan pagelaran seni budaya khas Indramayu, yaitu Sandiwara. Pertunjukan ini sukses menyedot perhatian masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang tua, yang berbondong-bondong hadir menikmati hiburan rakyat tersebut.
Sandiwara rakyat menjadi salah satu tradisi seni yang masih sangat digemari masyarakat Indramayu. Kehadirannya dalam acara Sedekah Bumi di Desa Lamaran Tarung blok Waledan ini menambah semarak suasana, sekaligus menjadi hiburan yang memperkuat ikatan emosional antara warga desa.
Dalam kesempatan ini mengatakan Kuwu Desa Lamaran Tarung, Darjono, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Desa Lamaran Tarung khususnya di blok Waledan atas kekompakan dan partisipasi aktif dalam menyelenggarakan acara ini, dari warga RT 20, sampai warga RT 27.
“Saya merasa bangga melihat kekompakan warga Desa Lamaran Tarung blok Waledan . Tradisi Sedekah Bumi ini bukan hanya kegiatan adat, tetapi juga menjadi simbol persatuan, gotong royong, serta rasa syukur kita kepada Allah SWT. Semoga kegiatan ini bisa terus dilestarikan dan menjadi warisan yang membanggakan bagi generasi penerus,” ujar Darjono
Acara Sedekah Bumi tahun ini berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh kemeriahan. Masyarakat tampak antusias, saling bergotong royong, serta menjaga kerukunan sepanjang kegiatan berlangsung. Keterlibatan pemuda juga menjadi salah satu penopang utama suksesnya acara, karena mereka aktif membantu jalannya kegiatan hingga pertunjukan sandiwara selesai.
Syukuran Sedekah Bumi di Desa Lamaran Tarung blok Waledan ini kembali menjadi bukti bahwa tradisi bukan hanya sekadar warisan, melainkan juga perekat sosial yang mampu menjaga keharmonisan antar warga. Dengan adanya kegiatan adat seperti ini, Desa Lamaran Tarung blok Waledan semakin dikenal sebagai desa yang masih memegang teguh nilai budaya sekaligus menjunjung tinggi semangat kebersamaan.
(KRN)

















