BANYUMAS, 86News.co – Menjelang penutupan Periode I pada Desember 2025, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Banyumas Barat menunjukkan keseriusannya dalam mengamankan target produksi.
Administratur KPH Banyumas Barat, Eka Cahyadi, S.Hut. secara tegas menginstruksikan seluruh jajaran di lapangan untuk melaksanakan “Gerak Cepat” (Gercep) dalam memacu hasil sadapan getah pinus.
Perintah ini secara spesifik ditujukan kepada Asisten Perhutani (Asper) Bagian Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Lumbir dan seluruh tim di bawahnya.
Langkah ini diambil sebagai strategi untuk mengoptimalkan potensi produksi dan memastikan tercapainya target volume yang telah dipatok Perusahaan di akhir tahun ini.
Pembentukan Satgas Sapu Bersih Getah untuk Optimalisasi Guna mendukung upaya Gercep tersebut, Eka Cahyadi, S.Hut.
menginstruksikan agar masing-masing Resort Pemangkuan Hutan (RPH) di wilayah BKPH Lumbir segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Getah.
Satgas ini bertugas memastikan proses pemanenan berjalan efisien, mencegah terlewatnya hasil sadapan, dan mempercepat pengumpulan getah.
“Kita harus gerak cepat dan memastikan semua lini produksi bekerja maksimal. Pembentukan Satgas ini adalah upaya kita untuk menyapu bersih dan mengoptimalkan hasil sadapan agar target Perusahaan terpenuhi,” ujar Eka Cahyadi, menekankan pentingnya kerja keras di sisa periode ini.
Jaga Semangat dan Jiwa Korsa Rimbawan
Di akhir instruksinya, Eka Cahyadi tak lupa menyampaikan dukungan moril.
Beliau mendoakan agar seluruh Rimbawan dan petugas di lapangan diberikan kesehatan jasmani maupun rohani sehingga dapat menjalankan tugas dengan lancar.
“Tetap jaga jiwa korsa Rimbawan. Semangat kebersamaan dan dedikasi adalah modal utama kita dalam menyukseskan upaya pengamanan produksi hutan ini,” tutupnya, memberikan motivasi kepada tim untuk bekerja secara optimal hingga akhir periode. (Tugiman)











