Cerita Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi Konten Bukan Sekadar Konten Aksi Nyata Peduli Rakyat Jawa Barat dan Luar Yang Dirindukan Mayarakat,

Berita, Uncategorized868 Dilihat
banner 468x60

BANDUNG -86News co. – Sosok Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang akrab disapa “KDM”, saat ini. Ia tidak hanya membuat konten di media sosial, tetapi menunjukkan bahwa “ngonten bukan sekadar konten” – setiap langkahnya adalah aksi nyata untuk kesejahteraan masyarakat, baik di Jawa Barat maupun daerah luar.jawa barat Rabu 17/12/2025

Dilansir Dari unggahan Instragram Trendsumut Komitmen KDM adalah batasan pengeluaran operasional pribadi dan jabatan: “setahun buat oprasional apa pun cuma ngambil seratus juta aja”. Ia juga tegas mencoret anggaran seragam pejabat yang dianggap tidak efisien, dengan alasan uang tersebut lebih baik dialokasikan untuk kepentingan publik. Selain itu, seluruh tunjangan yang seharusnya diterimanya dikembalikan ke kas daerah, dan ia hanya mengambil gaji pokok yang ditetapkan oleh undang-undang.

banner 336x280

Tak hanya itu, seluruh hasil pendapatan dari kanal YouTube-nya yang memiliki lebih dari 2 juta pelanggan disumbangkan langsung kepada warga yang membutuhkan. Contohnya, untuk membangun rumah janda miskin, melunasi utang warga, dan memberikan modal usaha kepada pemuda.

“turun tangan” KDM juga seringkali viral ia kerap melakukan blusukan tanpa pemberitahuan, bahkan menyamar untuk memantau kehidupan masyarakat. Aksi ini dilakukan di pelosok Jawa Barat (seperti membantu nenek sakit di Indramayu, memenuhi tantangan Kuwu Edan di Ciamis) dan juga di luar Jawa Barat (seperti bantuan gempa Lombok Tengah dan banjir Sumatra Barat

Kinerja keuangan Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinannya mendapatkan pujian dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dengan realisasi pendapatan 73 persen dan belanja 66 persen hingga pertengahan tahun 2025. Alokasi anggaran difokuskan pada pembangunan jalan (Rp3,5 triliun) dan bantuan pendidikan bagi anak-anak miskin.

Keaslian aksi-aksi KDM dan keberlanjutan komitmennya. Kritik juga muncul terkait penanganan masalah fundamental seperti lapangan pekerjaan (64,9 persen menilai buruk) dan kemiskinan (60,4 persen tidak puas).

Meskipun demikian, KDM dianggap sebagai pemimpin model yang dirindukan banyak orang. Masyarakat mengharapkan ia terus mempertahankan komitmennya dan lebih fokus pada menyelesaikan masalah inti untuk kesejahteraan rakyat.

contoh, teruslah bergerak untuk kesejahteraan rakyat Jawa Barat dan Indonesia,” pungkas salah satu netizen yang mendukung KDM.

 

Penulis : Wawan

https://tiktok.com/@wawansangkuriang34

https://tiktok.com/@wawan.gunawan4150

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *