Mentri Kebudayaan Fadli Zon Berkunjung Kawasan Gunung Kunci dan Gunung Palasari Targetkan Sebagai Destinasi Wisata Budaya Sejarah

Berita, Uncategorized866 Dilihat
banner 468x60

Sumedang, 86News.co – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, melakukan kunjungan kerja ke kawasan Gunung Kunci dan Gunung Palasari di Kabupaten Sumedang. Santu (17/01/2026)

Kunjungan tersebut dihadiri dan didampingi langsung oleh Bupati Sumedang, Doni Ahmad Munir, serta jajaran pemerintah daerah terkait.

banner 336x280

Dalam kunjungan yang bertujuan untuk mengevaluasi potensi budaya dan sejarah kawasan tersebut, Menteri Fadli Zon menyampaikan harapan agar Gunung Kunci dan Gunung Palasari dapat dikembangkan secara optimal menjadi destinasi wisata budaya dan sejarah yang berkelanjutan. Selain itu, pihaknya juga mengarahkan upaya untuk mendaftarkan kedua kawasan tersebut sebagai Cagar Budaya Nasional.

“Kawasan Gunung Kunci dan Gunung Palasari menyimpan nilai-nilai budaya dan sejarah yang sangat mendalam bagi bangsa Indonesia. Potensi ini tidak hanya perlu dilestarikan, tetapi juga harus dapat dinikmati oleh masyarakat luas dan menjadi sumber penghasilan ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujar Menteri Fadli Zon saat memberikan sambutan di lokasi kunjungan.

Bupati Sumedang Doni Ahmad Munir menyambut positif dukungan dari Kementerian Kebudayaan. Menurutnya, langkah ini akan menjadi momentum penting dalam melindungi serta mengembangkan warisan budaya lokal.

“Kami siap bekerja sama penuh dengan pusat untuk melakukan berbagai tahapan persiapan, mulai dari inventarisasi situs sejarah, pemetaan kawasan, hingga penyusunan peraturan yang mendukung penetapan sebagai Cagar Budaya Nasional dan pengembangan wisata budaya,” jelasnya.

Selama kunjungan, Menteri Fadli Zon juga langsung meninjau beberapa situs bersejarah di kedua kawasan, antara lain reruntuhan bangunan kuno yang dipercaya memiliki hubungan erat dengan perkembangan peradaban lokal pada masa lalu.

Tim ahli dari Kementerian Kebudayaan juga turut melakukan observasi awal untuk mengidentifikasi nilai-nilai yang dapat dijadikan dasar dalam proses pengembangan dan pendaftaran cagar budaya.

Rencananya, dalam waktu dekat akan dibentuk tim kerja gabungan antara Kementerian Kebudayaan dan Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk menyusun rencana aksi rinci.

Langkah-langkah yang akan dilakukan mencakup pembersihan kawasan, pendirian tanda informasi sejarah, pelatihan bagi pemandu wisata lokal, serta sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya melestarikan warisan budaya.

Menteri Fadli Zon menegaskan bahwa pengembangan kawasan wisata budaya dan sejarah tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga untuk memperkuat identitas budaya bangsa dan menjaga kelestarian warisan yang telah ada selama berabad-abad.

“Kita harus memastikan bahwa setiap langkah pengembangan dilakukan dengan prinsip kelestarian, sehingga nilai budaya dan sejarahnya tetap terjaga untuk generasi mendatang,” pungkasnya.

Penulis : Wawan

https://tiktok.com/@wawansangkuriang34

https://tiktok.com/@wawan.gunawan4150

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *