Ketua DPRD Pangandaran Dorong Percepatan Tol Getaci Untuk Dongkrak Pariwisata

Berita, Pemerintahan88 Dilihat
banner 468x60

PANGANDARAN, 86News.co – Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin meminta pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memberikan atensi khusus pada percepatan pembangunan jalan tol menuju kawasan Jabar Selatan. Kehadiran akses bebas hambatan ini dinilai sebagai kunci utama untuk membedah kebuntuan ekonomi dan pariwisata di Kabupaten Pangandaran.

​Asep menyoroti proyek Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) yang saat ini masuk dalam agenda strategis nasional. Menurutnya, meski proyek ini diproyeksikan rampung pada 2030, akselerasi pembangunan sangat dibutuhkan agar dampak ekonominya bisa segera dirasakan masyarakat.

banner 336x280

​“Harapan kami pembangunan Tol Getaci bisa dipercepat. Mudah-mudahan aksesnya segera sampai Cilacap,” ujar Asep saat ditemui di Pangandaran, Jumat 27 Februari 2026.

​Memangkas Waktu Tempuh, Menarik Wisatawan Ibu Kota

​Selama ini, potensi wisata Pangandaran kerap terbentur oleh masalah klasik: aksesibilitas. Waktu tempuh yang lama dan kondisi jalan yang padat seringkali membuat wisatawan, terutama dari arah Jakarta dan sekitarnya, berpikir dua kali untuk berkunjung.

​Asep meyakini, Tol Getaci bukan sekadar perpendekan jarak secara geografis, melainkan efisiensi waktu yang signifikan. “Ini sangat positif untuk pariwisata, pengembangan wilayah dan pertumbuhan ekonomi. Wisatawan akan memiliki opsi perjalanan yang lebih nyaman dan cepat,” tuturnya.

​Kalipucang Disiapkan Jadi ‘Gerbang Utama’

​Dalam perencanaan ke depan, Kecamatan Kalipucang diproyeksikan akan memegang peranan vital sebagai titik keluar-masuk (exit-entry) utama menuju pusat wisata Pangandaran. Asep menekankan pentingnya mulai menata kawasan tersebut sejak dini.

​Pihaknya mengusulkan agar Kalipucang tidak hanya menjadi sekadar titik lintasan, tetapi juga kawasan representatif yang mencerminkan wajah Pangandaran. Beberapa poin penataan yang didorong antara lain:
– ​Pembangunan Rest Area: Sebagai pusat transit dan pemberdayaan UMKM lokal.
– ​Taman Kota: Menambah estetika kawasan sebagai sambutan bagi wisatawan.
– ​Infrastruktur Penunjang: Perbaikan drainase dan pelebaran jalan sirip menuju objek wisata.

​“Tentu penataan Kalipucang harus diperhatikan. Kawasan itu harus menjadi muka Kabupaten Pangandaran yang representatif,” kata Asep.

​Perlunya Sinkronisasi Pusat dan Daerah

​Menutup keterangannya, Asep mengingatkan, megaproyek seperti Tol Getaci memerlukan sinergi lintas level pemerintahan. Ia mendorong Pemkab Pangandaran untuk lebih proaktif melakukan koordinasi dengan level provinsi maupun pusat.

​“Untuk membangun daerah, harus ada pandangan yang sama antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. Dengan begitu pelaksanaannya bisa saling mendukung,” ucapnya. (Ris)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *