Pangandaran, 86News.co – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy melalui Satker SDA dan PPK OP 02 terus melakukan percepatan pembangunan beronjong untuk menahan dinding sungai yang mengalami longsor di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Salah satu titik prioritas adalah di aliran Sungai Curug Banteng, Desa Karangsari, Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran Provinsi Jawa Barat. Minggu 15 Maret 2026
Beronjong yang dipasang berfungsi sebagai penahan tebing sungai agar tidak kembali longsor, sekaligus menjaga aliran air tetap stabil. Langkah ini dinilai penting mengingat kawasan tersebut rawan erosi, terutama saat musim hujan dengan debit air yang meningkat.
Pembangunan beronjong ini disambut baik oleh warga sekitar. Mereka menilai kehadiran beronjong bukan hanya melindungi pemukiman dan lahan pertanian dari ancaman longsor, tetapi juga menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap keselamatan masyarakat.
Sejumlah tokoh desa menyampaikan rasa syukur karena proyek ini dapat meningkatkan rasa aman sekaligus mendukung keberlangsungan aktivitas ekonomi warga.
Selain sebagai pengendali longsor, pembangunan beronjong juga diharapkan mampu:
– Menjaga kelestarian lingkungan sekitar sungai.
– Melindungi lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan warga.
– Meningkatkan kualitas infrastruktur daerah, sehingga mendukung pengembangan desa wisata dan pertanian di Pangandaran.
Dengan adanya pembangunan ini, masyarakat Karangsari dan sekitarnya yang enggan disebutkan namanya.acungkan jempol dan semakin optimis bahwa kawasan mereka akan lebih aman dari bencana longsor sekaligus memiliki peluang berkembang lebih baik di masa depan.
(Hendra)











