HUT Perhutani ke-65: KPH Banyumas Barat Perkuat Sinergi Mitra Untuk Kelestarian Hutan

Berita, Uncategorized290 Dilihat
banner 468x60

BANYUMAS, 86News.co – Momentum Hari Jadi Perhutani ke-65 tahun ini diwarnai dengan semangat kolaborasi yang kuat di wilayah Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat.

Berbagai dukungan dan ucapan selamat mengalir dari mitra strategis, di antaranya dari CV SN Jaya Prima dan UD Rimba Barokah, yang selama ini menjadi bagian penting dalam operasional pengelolaan hutan.

banner 336x280

Apresiasi Atas Dedikasi Mitra Kerja
Administratur KKPH Banyumas Barat, Eka Cahyadi, S.Hut, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mitra kerja yang telah konsisten mendukung kinerja Perhutani, khususnya di sektor produksi.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada CV SN Jaya Prima dan UD Rimba Barokah, serta seluruh mitra kerja. Sinergi yang terjalin selama ini bukan sekadar hubungan bisnis, melainkan kerja sama nyata dalam mendukung target produktivitas perusahaan,” ujar Eka Cahyadi.

Hutan Sebagai Benteng Pertahanan Negara
Dalam pesan refleksinya, Eka Cahyadi menekankan bahwa visi ke depan bukan hanya soal angka produksi, melainkan keberlanjutan ekosistem.

Beliau menegaskan bahwa hutan memiliki peran krusial sebagai infrastruktur alami bagi pertahanan negara.

“Hutan bukanlah sekadar hamparan pohon semata. Hutan adalah benteng pertahanan negara dari ancaman bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor. Lebih dari itu, hutan adalah pabrik oksigen alami dan tandon mata air yang krusial bagi kehidupan,” jelasnya.

Mewariskan “Mata Air”, Bukan “Air Mata”
Menutup pernyataannya, Administratur KPH Banyumas Barat mengajak seluruh elemen mitra untuk tetap menjaga kelestarian hutan demi generasi mendatang.

Komitmen ini bertujuan agar hutan tetap mampu memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Poin Utama Komitmen KPH Banyumas Barat:
Saling Menopang: Menjaga kelancaran kerja sama antara Perhutani dan mitra kerja.

Keberlanjutan (Sustainability): Memastikan pengelolaan hutan berorientasi pada masa depan anak cucu.

Keseimbangan Ekosistem: Mengelola hutan sebagai sumber kehidupan yang menyediakan “Mata Air”, bukan meninggalkan “Air Mata” akibat kerusakan lingkungan. (Tugiman)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *