Bekasi, 86News.co – Respons cepat ditunjukkan Kepala Desa Desa Jejalen Jaya, Kumpul, dalam menindaklanjuti laporan warga terkait keberadaan seorang pria tanpa identitas yang diduga mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ) di lingkungan RT 05 RW 01.
Selama sekitar 10 hari, pria tersebut diketahui menetap dan tidur di teras salah satu rumah warga, sehingga memicu keresahan di lingkungan sekitar. Laporan warga pun segera ditindaklanjuti pemerintah desa.
Bersama perangkat desa, warga, dan didampingi Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Kumpul langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi pada Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Proses evakuasi dilakukan dengan pendekatan humanis dan penuh kehati-hatian guna menjaga keselamatan semua pihak.
“Sebagai kepala desa, saya tidak bisa tinggal diam ketika ada warga yang merasa tidak nyaman. Setiap laporan adalah tanggung jawab yang harus segera ditindaklanjuti. Dalam kasus ini, kami tidak hanya memikirkan ketertiban, tetapi juga kemanusiaan,” ujarnya.
Menurutnya, penanganan dilakukan tanpa kekerasan dengan melibatkan warga sekitar agar situasi tetap kondusif. Setelah proses evakuasi, Kumpul bahkan turun langsung mengantar pria tersebut ke Yayasan Al-Fajar di wilayah Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
“Kami memastikan yang bersangkutan mendapatkan perawatan yang layak. Harapannya, beliau bisa ditangani dengan baik dan lingkungan warga kembali aman serta nyaman,” tambahnya.
Langkah cepat tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Selain meredakan keresahan warga, tindakan ini dinilai mencerminkan kehadiran pemerintah desa yang tanggap sekaligus mengedepankan nilai kemanusiaan dalam setiap penanganan masalah sosial.
(Red/fzl)

















