BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan kepastian kejelasan informasi terkait rencana penutupan Jalan Ponogoro. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71, beliau menegaskan bahwa informasi mengenai penutupan jalan tersebut dinyatakan tidak benar Bandung 30/04/2026
Hal ini disampaikan langsung untuk menepis kabar yang beredar di masyarakat mengenai rencana pemasangan palang pintu penutup yang sebelumnya diinformasikan akan berlangsung mulai tanggal 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Dalam pesannya yang disampaikan kepada seluruh warga Bandung yang dicintainya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menekankan bahwa setiap kebijakan yang berdampak langsung pada akses masyarakat harus melalui mekanisme dan persetujuan yang jelas.
“Warga Bandung yang saya cintai, Jalan Ponogoro tidak ada penutupan selanjutnya. Yang beredar soal pemasangan palang yang mengatakan sejak tanggal 30 April sampai 7 Agustus 2026, palang tersebut utuh tidak berlaku,”Dikarenakan tidak Ada persetujuan Gubernur tegasnya Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa alasan utama pembatalan kebijakan tersebut adalah karena belum adanya persetujuan resmi dari Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi.
Dengan adanya pernyataan resmi ini, diharapkan masyarakat tidak perlu merasa cemas atau bingung terkait aksesibilitas di wilayah tersebut. Warga dapat beraktivitas dan melintas seperti biasa tanpa perlu khawatir terhambat oleh palang penutup jalan.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan bahwa setiap pembangunan atau pengaturan lalu lintas yang dilakukan akan selalu mengutamakan kelancaran mobilitas masyarakat serta berkoordinasi dengan baik sebelum diterapkan.
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat.
( Penulis : Wawan )














