Berkedok Swalayan, Judi Gelper di Lantai 2 Oriental Karimun Diduga Kebal Hukum

Berita, Uncategorized120 Dilihat
banner 468x60

KARIMUN, 86News.co – Praktik perjudian terselubung bermodus Gelanggang Permainan (Gelper) di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, kian berani menampakkan eksistensinya. Aktivitas ilegal yang dikemas rapi di lantai dua gedung Oriental berkedok ‘Swalayan’ tersebut diduga kuat beroperasi bebas tanpa tersentuh hukum, meski lokasinya berada di dekat markas Kepolisian Resor (Polres) Karimun.

Berdasarkan investigasi dan informasi di lapangan, modus yang digunakan terbilang rapi. Untuk mengelabui publik dan petugas, lantai satu gedung digunakan untuk aktivitas usaha biasa (Swalayan). Namun, begitu memasuki lantai dua, terdapat aktivitas mesin gelper yang terindikasi kuat sebagai ajang pertaruhan uang atau perjudian terselubung.

banner 336x280

Ironisnya, operasional tempat ini disebut-sebut dikomandoi oleh seorang pengusaha lokal berinisial AC. Di kalangan masyarakat, sosok AC santer dirumorkan sebagai figur yang “kebal hukum”. Pasalnya, meskipun lokasi usahanya berada di radius yang sangat dekat dengan kantor Polres Karimun, bisnis haram tersebut tetap berjalan mulus tanpa ada tindakan represif dari aparat penegak hukum setempat.

Jarak yang dekat dengan markas kepolisian namun minim penindakan ini memicu kekecewaan dan tanda tanya besar dari warga sekitar.

“Ini sangat miris dan mencederai rasa keadilan. Jaraknya tidak jauh dari Polres Karimun, tapi aktivitas di lantai dua Oriental itu seperti tidak tersentuh sama sekali. Kami mempertanyakan ada apa di balik ini semua, dan mengapa sosok AC ini terkesan dibiarkan bebas membuka ruang perjudian,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.

Masyarakat Kabupaten Karimun kini mendesak adanya transparansi dan tindakan tegas. Pihak Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) hingga Mabes Polri diharapkan segera turun tangan untuk menggerebek lokasi tersebut dan memeriksa dugaan keterlibatan oknum-oknum yang membekingi aktivitas AC, guna membuktikan bahwa hukum tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan dari pihak manapun dan penegak hukum. (Rustam)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *