Pembangunan Drainase di Jalur Curug Cinulang Desa Tanjungwangi Diduga Menyimpang: Tidak Sesuai Spesifikasi dan Abaikan Keselamatan Kerja

banner 468x60

Tanjungwangi -86News co.- Pelaksanaan pembangunan saluran drainase di jalur Curug Cinulang, wilayah Desa Tanjungwangi menimbulkan kekhawatiran dan pertanyaan serius dari masyarakat serta tim pengawas.Desa Tanjungwangi kac.cicalengka kab Bandung Jumaat 26/06/2026

Berdasarkan pengamatan langsung di lokasi pekerjaan, proyek tersebut diduga tidak dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan, sekaligus mengabaikan sepenuhnya ketentuan keselamatan kerja yang wajib dipatuhi dalam setiap kegiatan pembangunan.

banner 336x280

Drainase yang dibangun bertujuan untuk melancarkan aliran air hujan dan mencegah genangan serta banjir di sepanjang jalur tersebut, terutama saat curah hujan tinggi. Namun, hasil pengawasan awal menunjukkan adanya ketidaksesuaian pada aspek material dan ukuran pekerjaan.

Beberapa temuan di lapangan , diduga kurang dari ketentuan, serta dimensi lebar dan kedalaman saluran yang terlihat lebih kecil dibandingkan rencana teknis yang telah disetujui. Hal ini dikhawatirkan akan mengurangi daya tampung saluran, sehingga tidak mampu menampung aliran air secara maksimal dan berisiko menyebabkan kerusakan atau meluapnya air dalam waktu singkat.

Selain masalah kesesuaian teknis, pelaksanaan pekerjaan juga dinilai sangat kurang memperhatikan keamanan. Para tenaga kerja terlihat melaksanakan tugas tanpa menggunakan perlengkapan pelindung diri standar seperti helm pengaman, sepatu kerja yang sesuai, sarung tangan, maupun rompi tanda bahaya. Di sekitar lokasi proyek juga tidak terpasang rambu peringatan, pembatas sementara, atau petunjuk arah bagi warga yang melintas.

Kondisi ini tidak hanya membahayakan keselamatan pekerja sendiri, tetapi juga menimbulkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan dan warga sekitar yang melewati jalur tersebut.

Perwakilan dari instansi pengawas menegaskan bahwa setiap proyek pembangunan wajib mengacu pada dokumen perencanaan dan spesifikasi teknis yang berlaku, serta menerapkan sistem keselamatan kerja sejak awal hingga selesai. “Pengurangan mutu atau mengabaikan keamanan adalah bentuk penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat.

Kami akan memverifikasi secara rinci, dan jika terbukti melanggar, pelaksana proyek akan diminta memperbaiki seluruh pekerjaan hingga memenuhi syarat yang ditetapkan,” tambahnya.

Penulis : Wawan

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *