Cilacap, 86News.co – Pemerintah Desa Cimrutu bekerja sama dengan jajaran TNI dari Koramil 12/Kedungreja yang mewakili Kodim 0703/Cilacap, serta Perhutani KPH Banyumas Barat menggelar aksi nyata di lapangan melalui kegiatan pematokan tapal batas wilayah secara terpadu.
Langkah strategis ini diambil guna mendukung kelancaran dan ketertiban administrasi pada proyek Kegiatan Dana Modal Pembangunan (KDMP) di Desa Cimrutu, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap.
Mengingat lokasi pembangunan infrastruktur desa ini bersinggungan langsung dengan kawasan hutan, kehadiran pihak Perhutani menjadi kunci utama dalam menjamin kepastian hukum tata ruang kewilayahan.
Dalam agenda penting ini, Administratur KPH Banyumas Barat diwakili secara langsung oleh Asisten Perhutani (Asper) BKPH Rawa Barat beserta jajarannya untuk menyaksikan sekaligus memastikan bahwa pengerjaan infrastruktur desa sepanjang jalan tersebut berjalan selaras dengan regulasi kehutanan yang berlaku.
Agenda krusial di lapangan ini dikawal ketat dan dihadiri oleh unsur lintas sektoral, antara lain:
Koramil 12/Kedungreja: Dihadiri langsung oleh Danramil beserta jajaran personelnya yang mewakili Kodim Cilacap untuk memfasilitasi koordinasi keamanan dan membantu proses teknis pematokan di lapangan.
Perhutani KPH Banyumas Barat: Diwakili oleh Asper BKPH Rawa Barat beserta jajaran petugas lapangan.
Pemerintah Kecamatan Patimuan: Memberikan supervisi administrasi serta dukungan penuh terhadap jalannya pembangunan wilayah.
Pemerintah Desa Cimrutu: Selaku pelaksana teknis program KDMP di lapangan.
Sinergi lintas instansi ini berjalan dengan sangat solid dan kondusif.
Aparat TNI dari Koramil 12/Kedungreja, petugas Perhutani, serta perangkat desa tampak saling bergotong-royong melakukan pengecoran dan penancapan pipa patok batas permanen di bahu jalan kawasan tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Bapak Wahono selaku Ketua KDMP Desa Cimrutu menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas terlaksananya kegiatan ini. Beliau mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran instansi yang telah hadir dan memberikan dukungan penuh.
Menurut Wahono, dengan adanya pematokan dan kejelasan tapal batas yang pasti pada bagian bangunan KDMP ini, pihak pelaksana dapat melanjutkan pengerjaan proyek dengan tenang tanpa kekhawatiran munculnya persoalan lahan di kemudian hari.
Kepastian batas ini menjadi modal berharga agar infrastruktur jalan desa dapat segera rampung dan membawa manfaat luas bagi mobilitas serta peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat Desa Cimrutu. (Tugiman)

















