Bupati Garut Dorong Seni Musik Islami Jadi Media Dakwah dan Penggerak Ekonomi Daerah

Berita, Uncategorized500 Dilihat
banner 468x60

GARUT, Garut Kota -86News co.– Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi membuka Garut Hebat Fest : Festival Bintang Vokalis, Gambus, dan Qasidah Rebana Klasik Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (7/7/2026).

Pembukaan festival dihadiri Ketua Umum DPW Lembaga Seni dan Qasidah (Lasqi) Nusantara Jaya Provinsi Jawa Barat, KH. Maman Imanul Haq, Ketua Umum DPP Lasqi Nusantara Jaya, Jazlul Fawaid, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, Sekretaris Jenderal DPP Lembaga Seni Qasidah Indonesia Nusantara Jaya, H. Inu Aminudin, serta Ketua Umum DPD Lasqi Kabupaten Garut, Iden Sambas.

banner 336x280

Bupati Garut menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan festival yang dinilai mampu memperkuat identitas budaya masyarakat Garut melalui seni musik bernuansa Islami. Menurutnya, festival ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan budaya bagi generasi muda agar semakin mencintai warisan seni daerah.

“Ini adalah salah satu budaya yang terus kita dorong agar terus berkembang dan mendidik anak kita supaya lebih mencintai budayanya. Keunggulan identitas masyarakat Garut adalah seni budaya yang berbasis dan bernuansa islami. Tentu saja, kami berharap dengan terselenggaranya kegiatan ini bisa sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di daerah Garut,” ujar Abdusy Syakur Amin.

Bupati Garut juga mengungkapkan telah meminta Kementerian Agama untuk menyusun agenda perlombaan seni musik Islami secara berkelanjutan agar dapat menjadi bagian dari kompetisi antarsekolah sebagai upaya pembinaan generasi muda.

Ketua Umum DPW Lasqi Nusantara Jaya Provinsi Jawa Barat, KH. Maman Imanul Haq, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Garut terhadap pengembangan seni qasidah. Menurutnya, Garut menjadi salah satu daerah yang konsisten membangun ekosistem seni musik Islami hingga mampu melahirkan prestasi di tingkat nasional.

“Saya merasa bangga kalau saya ke Kalimantan, Sumatera, dan Lombok. Saya katakan, kami di Jawa Barat punya Garut, di mana Pak Bupatinya dan pemerintahnya memfasilitasi secara penuh, sehingga Garut memiliki kaderisasi festival, lomba-lomba, dan akhirnya berhasil meraih juara di tingkat Nasional,” ungkap Maman penuh bangga.

Maman menegaskan bahwa semangat penyelenggaraan festival harus diarahkan untuk mengembangkan qasidah sebagai media dakwah yang mampu menyampaikan nilai-nilai keislaman melalui pendekatan seni dan budaya.

Ketua Umum DPD Lasqi Kabupaten Garut, Iden Sambas, menjelaskan bahwa festival tahun ini mengusung tema “Mari Kita Kembangkan Musik Islami untuk Mewujudkan Masyarakat yang Madani.” Menurutnya, festival menjadi wadah penting untuk menemukan sekaligus mengembangkan potensi generasi muda di bidang seni musik Islami.

Festival berlangsung selama dua hari, mulai 7 hingga 8 Juli 2026, dan diikuti oleh perwakilan dari 18 kabupaten/kota di Jawa Barat. Kategori Bintang Vokalis diikuti 70 peserta solo, sedangkan kategori Qasidah Rebana Klasik diikuti 18 grup.

Penyelenggaraan Garut Hebat Fest 2026 diharapkan dapat memperkuat eksistensi seni musik Islami sebagai bagian dari identitas budaya Kabupaten Garut, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui meningkatnya aktivitas masyarakat dan kunjungan peserta dari berbagai daerah.

MUKRIN

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *