Nias, 86News.co – Jeritan hati keluarga mendiang AJZ (17), siswi SMKN 1 Alasa Talumuzoi yang tewas secara memilukan, kini mulai menemukan secercah harapan keadilan. Langkah super cepat dan tanpa kompromi dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nias yang resmi mendongkrak status kasus perkara dari penyelidikan langsung ke tahap penyidikan, menuai gelombang pujian luar biasa dari berbagai kalangan.
Sikap tegas, berani, dan profesional korps bhayangkara ini memicu apresiasi yang sangat mendalam dari Advokat sekaligus Praktisi Hukum, Risman Harefa, S.H., CPT., CPLA.
“Ini adalah gebrakan hukum yang luar biasa! Kami angkat topi dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres Nias dan jajaran Satreskrim. Keputusan menaikkan status kasus ini ke penyidikan adalah bukti nyata bahwa polri tidak tidur! Merespons cepat jeritan keadilan masyarakat dengan kerja super taktis,”
Melalui sambungan selulernya, sebagai praktisi hukum, Risman menilai peningkatan status ini bukan sekadar prosedur formal biasa. Baginya, ini adalah sinyal perang terhadap pelaku kejahatan keji yang tega merenggut nyawa seorang siswi tak berdosa di tengah perkebunan Desa Hilina’a.
“Temuan tanda kekerasan di tubuh korban direspons dengan insting penyidikan yang sangat tajam oleh polisi. Ini langkah yang sangat sakral demi menjamin kepastian hukum. Tabir gelap yang menyelimuti kematian adinda AJZ kini mulai terkoyak, dan kebenaran sejati siap diungkap ke permukaan!” tegas Advokat enerjik ini dengan nada berapi-api.
Lebih lanjut, Ia menyerukan agar seluruh elemen masyarakat sekitar bersatu padu mendukung penuh kinerja kepolisian. Ia meminta siapa pun yang memiliki informasi untuk tidak takut bersuara demi menegakkan keadilan yang hakiki.
“Jangan biarkan ruang sekecil apa pun bagi pelaku kejahatan bernapas bebas di bumi Nias! Kami sangat percaya, di bawah panji Polri yang Presisi, tim penyidik akan mampu menggulung siapa pun aktor di balik tragedi berdarah ini dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.” pungkas Risman
Tragedi yang menimpa AJZ sebelumnya memang sempat mengguncang publik luas setelah jasadnya ditemukan tak bernyawa di aliran sungai kecil pasca-hilang misterius usai pulang sekolah. Penemuan seragam dan barang korban yang berserakan menjadi saksi bisu peristiwa kejam yang kini tengah dibongkar habis oleh jajaran Polres Nias. (Red)











