BANYUMAS, 86News.co – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat melakukan pendampingan intensif terhadap Tim Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) dalam rangka Penilikan Kawasan Perlindungan Setempat (KPS) tahun 2026. Fokus penilikan kali ini diarahkan pada area krusial, yaitu sumber mata air dan sempadan sungai yang berada di dalam kawasan hutan KPH Banyumas Barat.
Langkah ini diambil guna memastikan bahwa tata kelola lingkungan yang berjalan di wilayah tersebut tetap memenuhi standar kelestarian, sekaligus menjamin pasokan air bersih bagi kehidupan masyarakat di sekitar hutan tetap tercukupi tanpa hambatan.
Untuk mengawal jalannya proses krusial ini, Administratur KKPH Banyumas Barat secara khusus menugaskan Kepala Seksi (Kasi) Perencanaan beserta jajaran terkait untuk mendampingi langsung Tim Audit PHL selama melakukan verifikasi faktual di lapangan.
Dalam proses audit tersebut, Tim PHL melakukan pengecekan menyeluruh guna memastikan Kawasan Perlindungan Setempat, baik di sekitar hulu sungai maupun titik-titik mata air, dalam kondisi terjaga, asri, dan bebas dari aktivitas yang berpotensi merusak ekosistem.
Administratur KPH Banyumas Barat menyampaikan bahwa kegiatan penilikan ini merupakan momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat komitmen Perhutani dalam menjaga fungsi hidrologis hutan.
“Kami berharap hutan yang ada di wilayah KPH Banyumas Barat ini tetap lestari dan berkelanjutan. Apa yang kita jaga hari ini adalah warisan berharga yang akan berguna bagi anak cucu kita kelak,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga menggarisbawahi fungsi strategis kawasan hutan yang tidak hanya sekadar menjaga keseimbangan alam, tetapi juga memiliki peran yang jauh lebih besar bagi ketahanan wilayah.
“Hutan di Banyumas Barat ini harus menjadi benteng alami. Selain sebagai tameng utama dalam pertahanan nasional melalui pemenuhan kebutuhan dasar air dan pangan, hutan ini juga berfungsi sebagai benteng kokoh dalam meminimalisir potensi bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan kekeringan,” pungkasnya.
Melalui sinergi dalam penilikan PHL 2026 ini, Perhutani KPH Banyumas Barat berkomitmen untuk terus konsisten menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan hutan yang bertanggung jawab, seimbang antara fungsi ekonomi, sosial, dan yang paling utama, fungsi lingkungan. (Tugiman)











