Pangandaran, 86News.co – Dusun Sindangherang RT 04 RW 03 Desa Padaherang Kecamatan Padaherang kabupaten Pangandaran Provinsi Jabar. kembali menunjukkan semangat nasionalisme dan kekompakan warga dalam menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80.
Dengan tema “Bersatu dalam Semangat Merdeka,rangkaian kegiatan yang digelar sejak awal Agustus hingga puncak acara pada hari minggu 17 Agustus 2025 berlangsung meriah dan penuh antusiasme.
Panitia HUT RI yang terdiri dari tokoh masyarakat, pemuda, telah menyusun berbagai perlombaan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga. Berikut dengan beberapa kegiatan acara perlombaan.
1). Lomba Tarik Tambang
Diikuti oleh tim bapak-bapak dan remaja putra, lomba ini menjadi ajang adu kekuatan sekaligus kekompakan. Sorak-sorai penonton menambah semangat peserta yang berjuang mati-matian di lapangan Rt 04.
2). Lomba Balap Karung dan Lomba Makan Kerupuk.Lomba pukul air di kantong plastik, Lomba memasukan paku ke dalam botol, Perlombaan klasik ini tetap menjadi favorit anak-anak dan remaja.
Tawa riang dan semangat juang terlihat jelas saat peserta berusaha melompat dengan karung atau menggapai kerupuk yang tergantung tinggi.
Pada tanggal 17 Agustus, warga berkumpul di lapangan Rt 04 untuk mengikuti puncak perayaan. Acara diawali dengan pembacaan doa bersama, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua RT dan tokoh masyarakat yang menekankan pentingnya menjaga semangat gotong royong dan cinta tanah air.
Penampilan dari perlombaan anak-anak, remaja, dan bapak-bapak, turut memeriahkan suasana. Di akhir acara, panitia membagikan hadiah kepada para pemenang lomba,
Ketua RT 04 Jajang jamaludin menyampaikan rasa bangga atas partisipasi aktif seluruh warga. Perayaan ini bukan hanya tentang lomba dan hiburan, tapi tentang bagaimana kita menjaga semangat persatuan dan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan.
“Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilestarikan setiap tahun, bahkan ditingkatkan dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat dan dukungan dari pemerintah desa,”singkatnya
(Hendra)
















