Banyumas, 86News.co — Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat terus berupaya menggenjot produksi getah pinus di wilayahnya. Sabtu (16/09/2025)
Upaya ini difokuskan pada semester II tahun 2025 dengan melakukan pemantauan intensif di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bokol.
Pemantauan ini dilakukan secara berkala untuk memastikan target produksi tercapai.
Para petugas lapangan di BKPH Bokol memainkan peran kunci dengan menjalankan aktivitas penyadapan secara aktif dan terukur.
Langkah-langkah yang diambil meliputi:
Peningkatan frekuensi penyadapan: Petugas memastikan penyadapan getah dilakukan sesuai jadwal untuk memaksimalkan hasil.
Pengawasan kualitas: Pengawasan dilakukan terhadap cara penyadapan agar tidak merusak pohon dan kualitas getah tetap terjaga.
Pelaporan rutin: Data produksi dikumpulkan dan dilaporkan secara rutin untuk memonitor kemajuan dan mengidentifikasi kendala di lapangan.
Administratur KPH Banyumas Barat, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa peningkatan produksi getah pinus ini sangat penting untuk mendukung stabilitas ekonomi di tingkat unit dan kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan.
Kami berkomitmen untuk terus mengoptimalkan potensi hutan pinus secara lestari,” ujarnya.
Dengan sinergi antara manajemen dan petugas lapangan, KPH Banyumas Barat optimistis dapat mencapai target produksi getah pinus yang telah ditetapkan untuk semester II tahun ini. (Tugiman)

















