Donasi Misterius Alfamart Patimuan: Warga Muak, Uang Plastik Ditarik, Bantuan Nol Besar! Warga Patimuan Pertanyakan

Berita, Uncategorized1601 Dilihat
banner 468x60

Cilacap, 86News.co – Kekecewaan mendalam dan rasa muak melanda warga Desa Patimuan, khususnya para konsumen setia Alfamart di sekitar Pasar Patimuan.

Keluhan menumpuk terkait dua praktik yang dinilai meresahkan: penarikan biaya untuk penggunaan tas kresek/plastik berbayar dan ketidakjelasan transparansi dana donasi yang terus-menerus diminta dari konsumen.

banner 336x280

Awak media, yang juga mengalami pola transaksi berulang — bahkan hingga dua kali dalam sehari dengan karyawan yang sama — melaporkan bahwa setiap transaksi selalu diakhiri dengan tagihan plastik dan permintaan menyumbangkan uang kembalian.

Donasi Alfamart: Untuk Siapa Sebenarnya?
Inti dari keresahan ini adalah pertanyaan besar mengenai peruntukan dana donasi yang terkumpul.

Warga dan konsumen Patimuan merasa janggal, sebab meskipun setiap hari uang kembalian terkumpul dalam jumlah besar dari ratusan transaksi, lingkungan Desa Patimuan dilaporkan belum pernah sekali pun mendapatkan penyaluran bantuan atau manfaat dari dana donasi gerai Alfamart setempat.

Keterangan ini dikuatkan oleh pernyataan narasumber, Nr,ag, dan Ms, serta warga sekitar yang tidak bersedia identitas lengkapnya dipublikasikan.

Mereka kompak memaparkan bahwa selama ini tidak ada donasi dari Alfamart Patimuan yang disalurkan kepada warga atau lingkungan desa.

“Kami tidak pernah mendengar atau melihat ada donasi dari Alfamart di Pasar Patimuan yang turun ke lingkungan kami, padahal hampir setiap hari konsumen disuruh donasi,” ungkap salah satu narasumber, menyoroti minimnya transparansi.

Kebijakan plastik berbayar, yang seharusnya mendukung gerakan lingkungan, kini terasa memberatkan di tengah isu donasi yang gelap.

Hal ini memunculkan kekhawatiran masyarakat bahwa praktik ini bukan lagi murni amal, melainkan potensi keuntungan tersembunyi.

Hak Jawab dan Klarifikasi Alfamart: Disalurkan Melalui DM TikTok

Setelah pemberitaan mengenai keluhan warga ini muncul, pihak Alfamart memberikan klarifikasi dan Hak Jawab, meskipun disampaikan melalui saluran pesan tidak resmi (Direct Message/DM) di media sosial TikTok kepada awak media.

Dalam pesan klarifikasinya, Alfamart menyebutkan bahwa donasi yang terkumpul dari konsumen telah disalurkan dan melampirkan sebuah video sebagai bukti penyaluran.

Menurut pihak Alfamart melalui pesan tersebut, donasi disalurkan untuk bantuan bencana alam di wilayah Sumatera dan melalui lembaga Rumah Baznas.

Penyebutan nama lembaga dan wilayah penyaluran ini menjadi titik terang, namun metode klarifikasi melalui DM TikTok disayangkan karena dianggap kurang memadai untuk menjawab keresahan publik secara resmi dan luas.

Masyarakat Patimuan tetap menantikan rilis resmi berupa data otentik dan dokumentasi yang lebih transparan dari pihak manajemen, mengingat dana tersebut dikumpulkan langsung dari konsumen di wilayah mereka.

Hingga laporan ini dipublikasikan, warga Patimuan masih berharap adanya sosialisasi dan transparansi yang lebih baik mengenai alur dan penerima manfaat donasi, terutama yang berlokasi di wilayah setempat. (Tugiman)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *