Mahasiswa Teknik Industri Unpam Kelola Limbah Plastik Menjadi Ecobrick untuk Tingkatkan Kebersihan Lingkungan

Berita, Nasional1308 Dilihat
banner 468x60

86news.co — Mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 pada tanggal 23–25 Oktober 2025. Kegiatan ini berlangsung di Kampung Gembor RT 01/RW 06, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Provinsi Banten.

Kegiatan PKM yang mengusung tema “Pengelolaan Limbah Plastik Menjadi Ecobrick untuk Peningkatan Kebersihan Lingkungan” ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya sampah plastik sekaligus memberikan solusi praktis dalam pengelolaannya.

banner 336x280

PKM Kelompok 6 ini diketuai oleh Harbi Nugraha, dengan anggota Daniel Yulyansyah Panjaitan, Roni Tri Vena Lase, dan Firman Setiawan Arianto, serta dibimbing oleh Agus Nurokhman, S.T., M.M. selaku dosen pembimbing.

Pembukaan kegiatan diawali dengan sambutan dari ketua pelaksana PKM Universitas Pamulang yang menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan. Dalam sambutannya disampaikan bahwa permasalahan sampah plastik merupakan isu serius yang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

Materi utama disampaikan secara interaktif mengenai konsep ecobrick dan manfaatnya sebagai salah satu solusi pengelolaan sampah plastik. Warga diberikan pemahaman bahwa ecobrick dapat membantu mengurangi penumpukan sampah sekaligus dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi kreatif yang bernilai guna.

Tahapan Pelaksanaan Kegiatan

Rangkaian kegiatan PKM diawali dengan edukasi mengenai dampak sampah plastik, di mana tim memberikan pemahaman tentang bahaya lingkungan yang ditimbulkan akibat penumpukan sampah plastik serta pentingnya perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

Selanjutnya, peserta mendapatkan tutorial pembuatan ecobrick, mulai dari proses pemilahan jenis plastik, pencucian sampah plastik, hingga teknik pemadatan plastik ke dalam botol agar mencapai standar kepadatan yang baik.

Pada tahap praktik langsung, warga didampingi secara intensif untuk membuat ecobrick. Tim memastikan setiap ecobrick yang dihasilkan memiliki tingkat kepadatan yang sesuai sehingga kuat dan layak digunakan.

Tahap akhir kegiatan adalah pemeriksaan hasil ecobrick, guna memastikan kualitas dan standar kepadatan minimal terpenuhi sebelum ecobrick dimanfaatkan lebih lanjut.

Respons dan Dampak Kegiatan

Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Warga, khususnya ibu rumah tangga dan remaja, mengaku memperoleh pengetahuan baru serta solusi praktis dalam mengelola sampah plastik rumah tangga. Mereka menilai pembuatan ecobrick relatif mudah dilakukan dan dapat dijadikan kegiatan produktif di lingkungan sekitar.

Selain meningkatkan kesadaran terhadap kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga memberikan pengalaman baru bagi masyarakat dalam memanfaatkan limbah plastik yang sebelumnya dianggap tidak bernilai guna.

Kesimpulan

Kegiatan PKM pengelolaan sampah plastik menjadi ecobrick memberikan dampak positif bagi warga Kampung Gembor. Program ini berhasil menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan keterampilan mereka dalam mengolah limbah secara mandiri.

Pelaksanaan PKM ini menjadi wujud nyata komitmen Universitas Pamulang dalam mendukung pembangunan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di wilayah lain agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *