Bandung -86News co. – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan rencana pengguliran konsep inovatif bernama “Pohon Abadi” sebagai upaya strategis untuk menjaga kelestarian hutan-hutan produksi di provinsi Jawa Barat. Konsep yang dirancang untuk mempertimbangkan keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan konservasi ini dijadwalkan akan mulai diimplementasikan pada tahun 2026.Bandung Jumaat 19/12/2025
Dalam keterangan yang disampaikannya pada hari Jumat kemarin, Gubernur Dedi menjelaskan makna inti dari konsep Pohon Abadi yang akan diterapkan di kawasan hutan produksi provinsi. “Pohon-pohon di Jabar ini ada di kawasan hutan produksi. Tetapi oleh saya enggak boleh ditebang hari ini, dan ini dikatakan sebagai pohon abadi,” ungkapnya dengan tegas.
Penetapan konsep Pohon Abadi muncul sebagai tanggapan atas kebutuhan mendesak untuk melindungi ekosistem hutan sambil tetap mempertimbangkan peran hutan produksi dalam perekonomian lokal dan nasional. Meskipun kawasan hutan produksi secara teknis ditetapkan untuk pemanfaatan kayu dan produk hutan lainnya, konsep ini akan memberlakukan pembatasan tebang yang ketat dengan menandai sejumlah pohon sebagai “abadi” yang tidak boleh ditebang kapan saja.
Tim penelitian dan pengembangan dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Jawa Barat telah diminta untuk melakukan survei mendalam terhadap seluruh kawasan hutan produksi di provinsi untuk menentukan pohon-pohon yang akan diberikan status abadi. Pemilihan pohon akan didasarkan pada beberapa kriteria, antara lain peran ekologisnya (seperti sebagai habitat satwa liar, pelindung tanah, atau penyerap karbon), usia, dan keunikan spesies.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga akan menyusun kebijakan pendukung yang meliputi pendataan terpadu pohon abadi, pemantauan secara berkala, serta penegakan hukum terhadap pelanggaran tebang tanpa izin. Upaya ini juga akan dilengkapi dengan program pendidikan dan penyuluhan kepada masyarakat sekitar hutan, agar mereka dapat berperan aktif dalam melindungi pohon abadi dan memahami manfaat jangka panjang dari konservasi hutan.
Gubernur Jawa barat Dedy mulyadi menekankan bahwa konsep Pohon Abadi bukanlah berarti menutup pintu sepenuhnya terhadap pemanfaatan hutan produksi, melainkan memastikan bahwa pemanfaatan tersebut dilakukan secara berkelanjutan. “Kita tidak boleh hanya memikirkan kebutuhan sekarang, tetapi juga kebutuhan anak cucu kita. Pohon abadi akan menjadi warisan alam yang kita sampaikan kepada generasi mendatang, sambil tetap mempertahankan fungsi ekonomi hutan bagi masyarakat saat ini,” jelasnya.
Penjabat Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Jawa Barat yang hadir dalam kesempatan yang sama menambahkan bahwa implementasi konsep Pohon Abadi akan melibatkan kerja sama erat dengan berbagai pihak, antara lain lembaga penelitian, LSM lingkungan, dan masyarakat lokal. “Kita akan memastikan bahwa setiap langkah yang diambil didasarkan pada data ilmiah dan memperhatikan kepentingan semua pihak. Tujuan kita adalah menciptakan model konservasi hutan produksi yang dapat dijadikan contoh bagi daerah lain di Indonesia,” ungkapnya.
Rencana pengguliran konsep Pohon Abadi telah mendapatkan tanggapan positif dari berbagai kalangan, terutama dari kalangan ahli lingkungan dan LSM yang melihatnya sebagai langkah maju dalam upaya melindungi hutan di Jawa Barat. Beberapa tokoh masyarakat juga menyampaikan dukungannya dan berjanji akan berpartisipasi aktif dalam program pendukung konsep ini.
Konsep Pohon Abadi di Jawa Barat diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas lingkungan, penurunan emisi gas rumah kaca, pelestarian keanekaragaman hayati, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan hutan yang berkelanjutan. Dengan dimulainya implementasi pada tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk menjadikan provinsi ini sebagai contoh daerah yang sukses dalam menggabungkan pembangunan ekonomi dengan konservasi alam.
Penulis : Wawan
https://tiktok.com/@wawansangkuriang34
https://tiktok.com/@wawan.gunawan4150











