Aceh Selatan, 86News.co – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai berhasil menjadi penggerak baru pembangunan sumber daya manusia (SDM) sekaligus ekonomi kerakyatan di daerah tersebut.
Sekretaris Komisi IV DPRK Aceh Selatan, Novi Rosmita, SE., M.Kes, menilai sinergi antara pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mitra pengelola di tingkat gampong merupakan model pembangunan yang paling efektif untuk menjawab persoalan gizi dan kesejahteraan masyarakat saat ini.
“Dari perspektif kami di legislatif, MBG adalah sebuah lompatan besar. Program ini tidak hanya soal memberi makan anak-anak, tetapi membangun fondasi generasi emas Aceh Selatan. Dampaknya langsung terasa, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi masyarakat,” ujar Novi Rosmita saat meninjau salah satu dapur pelayanan MBG, Selasa (20/1/2026).
Sebagai Sekretaris Komisi IV yang membidangi kesehatan dan kesejahteraan rakyat, Novi menaruh perhatian serius pada aspek standar kesehatan dan tata kelola program. Menurutnya, keberhasilan pengoperasian ratusan dapur MBG di Aceh tidak terlepas dari manajemen yang kuat dan responsif di tingkat regional.
Ia secara khusus memberikan apresiasi terhadap kinerja Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Aceh di bawah kepemimpinan Mustafa Kamal.
“Kami mengapresiasi kinerja BGN Aceh. Komunikasi yang dibangun sangat harmonis dengan pemerintah daerah. Standar kesehatan diterapkan secara ketat, namun tetap memberi ruang bagi UMKM dan mitra lokal untuk berkembang. Ini penting, terutama karena program berskala nasional tetapi dijalankan dengan pendekatan lokal,” tegas Novi.
Dalam kesempatan tersebut, Novi Rosmita juga menyoroti kepedulian Kepala BGN Regional Aceh terhadap persoalan yang sempat dihadapi sejumlah mitra dapur di Aceh Selatan, yang sebelumnya menjadi korban penipuan oleh yayasan pusat.
Menurutnya, berkat respons cepat dan pendampingan langsung dari Kepala Regional Aceh, operasional dapur yang sempat terancam berhenti akhirnya dapat diselamatkan dan kembali berjalan normal.
“Alhamdulillah, berkat bantuan dan respons cepat dari Kepala Regional Aceh, para mitra bisa terselamatkan dan dapur kembali beroperasi. Ini menunjukkan bahwa negara benar-benar hadir melindungi pelaksana di lapangan,” ujarnya.
Novi menegaskan, DPRK Aceh Selatan akan terus memberikan dukungan politik dan pengawasan agar Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan berkelanjutan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak dan perekonomian masyarakat gampong. (Id)











