Siaga di Bulan Suci, KPH Banyumas Barat Perketat Keamanan Hutan Lewat Patroli Gabungan

Berita, Uncategorized543 Dilihat
banner 468x60

BANYUMAS, 86News.co – Menjaga kelestarian sumber daya alam merupakan tugas yang tidak mengenal waktu. Guna memastikan kondusivitas wilayah selama bulan suci, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat menggelar Patroli Gabungan (Patgab) Ramadhan di seluruh wilayah kerja mereka.

Penyisiran Titik Rawan GUKH

banner 336x280

Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Administratur (ADM) KPH Banyumas Barat, Eka Cahyadi, S.Hut., didampingi oleh jajaran pimpinan mulai dari Wakil Administratur KSKPH, Kasi Produksi, hingga Komandan Regu Polhut Mobile.

Patroli ini juga melibatkan seluruh Asisten Perhutani (Asper) dan perwakilan Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) se-wilayah KPH Banyumas Barat.

Fokus utama patroli ini adalah melakukan penyisiran ke sudut-sudut petak hutan yang dinilai rawan terhadap Gangguan Keamanan Hutan (GUKH).

Langkah ini merupakan bentuk komitmen Perhutani dalam mencegah:
Illegal Logging: Pencurian pohon dan pembalakan kayu secara masif.

Perambahan Lahan: Aktivitas ilegal yang merusak ekosistem hutan.

Pengamanan Aset: Perlindungan terhadap Produksi Kayu maupun Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK).

Instruksi dari Perbatasan Karang-Suruh Sunda
Saat beristirahat di sela-sela patroli yang melintasi wilayah Resort Karang dan Resort Suruh Sunda, Eka Cahyadi memberikan pengarahan khusus kepada seluruh jajaran Satuan Kerja (Satker).

Beliau menekankan agar kewaspadaan tetap berada di level tertinggi meski personel sedang menjalankan ibadah puasa.

“Bulan Ramadhan bukan merupakan alasan untuk menurunkan intensitas pengawasan. Sebaliknya, integritas kita diuji untuk tetap siaga menjaga setiap jengkal kelestarian hutan. Jangan sampai kita lengah dalam mengamankan aset negara,” tegas Eka Cahyadi.

Semangat Profesionalisme di Bulan Puasa
Mengakhiri rangkaian patroli, Administratur memberikan motivasi dan support moral kepada para petugas lapangan.

Beliau mengapresiasi dedikasi personel yang tetap terjun ke lapangan di bawah terik matahari demi menjaga fungsi hutan.

“Ibadah puasa jangan dijadikan halangan untuk bermalas-malasan. Jadikan momentum ini untuk bekerja lebih giat, lebih profesional, dan penuh rasa tanggung jawab sebagai garda terdepan penjaga hutan,” tutupnya. (Tugiman)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *