Apel Pagi Bupati Bandung Dadang Supriatna Soroti Cuaca Ekstrem, Darurat Sampah, dan Mutu Pendidikan

Berita, Uncategorized1046 Dilihat
banner 468x60

KABUPATEN BANDUNG -86News co.- Bupati Bandung, Dadang Supriatna, memimpin langsung Apel Gabungan Bulan April 2026 yang digelar di Lapangan Upakarti, Soreang, pada Senin pagi (06/04/2026).

Dalam amanatnya, Kang DS—sapaan akrab Bupati—menekankan tiga isu strategis yang menjadi prioritas penanganan pemerintah daerah, yaitu antisipasi cuaca ekstrem, penanganan masalah sampah, serta pemetaan mutu pendidikan.

banner 336x280

Apel ini dihadiri oleh seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), Kepala Desa, hingga perwakilan pengurus RT/RW se-Kabupaten Bandung sebagai bentuk sinergi dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik.

Mengingat kondisi cuaca saat ini yang sulit diprediksi dan kerap menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang, Bupati menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

Ia menegaskan bahwa peran ASN tidak hanya sebatas pelaksana kebijakan di kantor, tetapi harus menjadi penggerak kesadaran dan ketangkasan di tengah masyarakat.

“Kita harus sigap dan tanggap. ASN harus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya membuat kebijakan, tapi juga menggerakkan kesadaran akan bahaya bencana agar kita bisa meminimalisir risiko,” tegas Kang DS.

Isu krusial lainnya yang disoroti adalah pengelolaan sampah. Bupati mencatat bahwa volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) mencapai angka fantastis, yakni sekitar 1.800 ton per hari. Untuk mengatasi hal ini, Kang DS menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) untuk memaksimalkan penerapan pola 3R Reduce, Reuse, Recycle

Secara khusus, Bupati meminta optimalisasi pengolahan sampah organik agar bisa dimanfaatkan menjadi pakan maggot maupun diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi pertanian.

“Jangan sampai sampah hanya menumpuk dan mencemari lingkungan. Kita ubah sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi dan manfaat,” ujarnya.

Selain penanganan teknis, Bupati juga mencanangkan Gerakan Budaya Bersih. Ia meminta seluruh elemen, mulai dari ASN, Kepala Desa, hingga pengurus RT/RW, untuk aktif mengedukasi warga agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke aliran sungai dan badan jalan yang dapat menyebabkan penyumbatan dan banjir.

Di sektor pendidikan, Bupati Dadang Supriatna memastikan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pendidikan yang berkeadilan melalui program unggulan seperti Beasiswa Bedas

Untuk menjaga standar kualitas, Kang DS menyoroti pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026. Tes ini dijadwalkan berlangsung untuk jenjang SMP pada tanggal 6 hingga 16 April, dan untuk jenjang SD pada tanggal 20 hingga 30 April.

“Pelaksanaan TKA ini harus berjalan objektif dan jujur. Tujuannya adalah untuk memetakan mutu pendidikan kita agar bisa diperbaiki dan ditingkatkan,” jelasnya.

Bersamaan dengan itu, Bupati mengumumkan bahwa tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) telah resmi diluncurkan. Proses penerimaan siswa baru ini dijamin berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik pungutan liar maupun kecurangan, sehingga setiap anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan terbaik.

Penulis ; Wawan

https://tiktok.com/@wawansangkuriang34

https://tiktok.com/@wawan.gunawan4150

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *