Longsor Tutup Total Jalur Cadas Pangeran, Akses Bandung-Sumedang

Berita, Uncategorized255 Dilihat
banner 468x60

SUMEDANG -86News co.- Akses jalan nasional penghubung Kabupaten Sumedang dan Kota Bandung di kawasan Cadas Pangeran saat ini tertutup total akibat terjadinya bencana longsor. karna guyuran hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari .Rabu 08/04/2026

Menurut keterangan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang serta Babinsa yang berada langsung di lokasi kejadian, material longsoran berupa tanah, bebatuan besar, dan pepohonan menutupi seluruh badan jalan sehingga tidak dapat dilalui oleh kendaraan baik dari arah Sumedang maupun Bandung .

banner 336x280

Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di wilayah Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang . Hingga saat ini, petugas masih melakukan penilaian atau assessment kondisi tanah untuk memastikan keamanan sebelum melakukan proses evakuasi material .

“Benar, jalan tertutup total. Saat ini sedang dilakukan assessment oleh petugas di lokasi. Alat berat sedang dipersiapkan dan akan segera dikerahkan untuk mempercepat penanganan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Sumedang, Bambang Rianto, saat dikonfirmasi .

Sementara itu, Danramil 1004/Tanjungsari, Kapten Inf. Agus Hermawan, menambahkan bahwa proses pembersihan belum bisa dilakukan maksimal karena kondisi tanah masih terlihat bergerak dan hujan masih turun disertai petir, sehingga berpotensi terjadi longsor susulan .

Menghadapi situasi ini, petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan Dinas Perhubungan langsung melakukan pengaturan lalu lintas di titik-titik strategis .

Kendaraan besar (truk sumbu tiga, lima, dan bus) diarahkan untuk berbalik arah dan menggunakan jalur alternatif melalui Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Cisumdawu) .

Kendaraan roda dua masih dapat melintas melalui jalur alternatif di bagian atas kawasan Cadas Pangeran, tepatnya di lajur kiri percabangan Tugu Cadas Pangeran .

Pihak berwenang mengimbau seluruh pengendara yang akan melintasi jalur tersebut untuk menunda perjalanan atau mencari rute lain guna menghindari kemacetan parah dan risiko keselamatan.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Upaya pembersihan dan perbaikan jalan akan segera dilakukan secepat mungkin setelah kondisi dinyatakan aman,” tegas petugas di lapangan.

Penulis ; Wawan

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *