Semangat Tak Kenal Usia, Juju 74 Tahun Tetap Ikut Membangun Rumah Layak Huni Dalam TMMD ke-128

Berita, Uncategorized102 Dilihat
banner 468x60

Garut, 86News.co – Usia yang telah menginjak 74 tahun tidak menjadi halangan bagi Ibu Juju, warga Kampung Cibangkerong RT 04 RW 02, Desa Mekarmulya, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, untuk turut berperan serta dalam kegiatan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang menjadi salah satu program unggulan dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0611/Garut. Sebagai warga yang sehari-hari bekerja sebagai buruh, ia menunjukkan semangat kerja dan rasa kebersamaan yang patut dijadikan teladan.

Setiap hari, Ibu Juju hadir langsung di lokasi pembangunan. Dengan tenaga yang masih dimilikinya, ia membantu mengangkut bahan bangunan seperti bata ringan, menyiapkan peralatan kerja, serta membantu pekerjaan ringan lainnya. Meski usia sudah lanjut dan tubuh tidak sekuat dahulu, semangatnya tak pernah surut. Baginya, keikutsertaan ini merupakan wujud rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama warga, sekaligus bentuk dukungan terhadap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

banner 336x280

“Saya merasa senang bisa ikut membantu, meskipun cuma pekerjaan ringan. Ini kan untuk kebaikan kita bersama, supaya ada warga yang nantinya bisa memiliki tempat tinggal yang layak. Kalau tenaga masih ada, kenapa tidak dibantu? Yang penting niatnya baik, dan hasilnya bisa dirasakan manfaatnya,” ujar Ibu Juju dengan nada tulus saat ditemui di lokasi kegiatan.

Kehadiran dan partisipasi Ibu Juju menyentuh hati seluruh personel TNI dan warga lain yang ikut bekerja. Bagi mereka, apa yang dilakukan oleh ibu lanjut usia ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih hidup kuat di tengah masyarakat, serta menunjukkan bahwa program TMMD benar-benar mendapat dukungan dan sambutan hangat dari seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang usia maupun pekerjaan.

Komandan Rayon Militer 1106/Malangbong, Kapten Inf Acu Hasanudin, menyampaikan rasa hormat dan kekagumannya. Menurutnya, semangat yang ditunjukkan Ibu Juju menjadi dorongan dan teladan bagi semua pihak yang terlibat. “Ketika warga seusia beliau saja masih bersemangat membantu, tentunya ini menjadi cambuk bagi kami dan generasi muda untuk bekerja lebih giat lagi. Hal ini juga membuktikan bahwa TMMD bukan hanya milik TNI atau pemerintah saja, melainkan milik seluruh masyarakat yang menginginkan desanya menjadi lebih baik,” tegasnya.

Pembangunan Rutilahu yang sedang berjalan ini ditujukan bagi warga yang membutuhkan, dengan harapan setelah selesai nantinya mereka dapat hidup lebih nyaman dan layak. Keikutsertaan warga seperti yang dilakukan Ibu Juju menjadi kunci utama agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan hasilnya benar-benar bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.

Semangat yang ditunjukkan Ibu Juju sekaligus mengingatkan kembali makna persatuan dan kebersamaan, bahwa dengan bergandengan tangan dan saling membantu, segala kesulitan dapat diatasi dan kemajuan serta kesejahteraan dapat diraih bersama.

MUKRIN

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *