Sambut Audit PHL 2026, Manajemen Perhutani KPH Banyumas Barat Tinjau Langsung SOP Produksi Kayu di Lapangan

Berita, Uncategorized109 Dilihat
banner 468x60

CILACAP, 86News.co – Menjelang pelaksanaan Audit Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) Tahun 2026, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat bergerak cepat mematangkan persiapan di sektor hulu.

Fokus utama diarahkan pada kedisiplinan dan kepatuhan standar operasional pada Bidang Produksi Kayu.

banner 336x280

Guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi, Administratur KPH Banyumas Barat, Herry Merkussiyanto Putro, S.Hut., melalui Kepala Seksi (Kasi) Produksi dan Eko Wisata Jasa Lingkungan, Bambang, didampingi Kepala Sub Seksi (KSS) Produksi, Giri, turun langsung memimpin monitoring dan evaluasi di area kerja pemanenan.

Langkah jemput bola ini dilakukan untuk mengawal ketat progres produksi sekaligus memastikan tiga aspek krusial di lapangan terpenuhi dengan baik:
Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3): Memastikan seluruh prosedur kerja di area tebangan dijalankan dengan prinsip keselamatan tinggi guna menekan risiko kecelakaan kerja (zero accident).

Kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD): Memeriksa secara detail penggunaan perlengkapan keselamatan wajib bagi para pekerja, mulai dari helm pelindung, sepatu keselamatan, hingga kelengkapan pendukung lainnya.

Tata Usaha Hasil Hutan (TUHH): Memastikan proses hulu ke hilir pemanenan—mulai dari pencatatan, penandaan, hingga pengadministrasian kayu hasil produksi—berjalan tertib, akurat, dan akuntabel sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Secara terpisah, Administratur KPH Banyumas Barat menegaskan bahwa kesiapan ini bukan sekadar formalitas menghadapi audit, melainkan wujud nyata komitmen perusahaan terhadap pengelolaan hutan yang bertanggung jawab.

“KPH Banyumas Barat berkomitmen penuh mematuhi seluruh standar operasional di bidang produksi. Upaya ini bermuara pada keseimbangan target perusahaan: mengoptimalkan capaian pendapatan, sekaligus menjaga kelestarian hutan dan memastikan dampak lingkungan tetap aman, nyaman, serta terjaga bagi masa depan,” ujarnya.

Dengan pengawasan ketat dan konsisten ini, manajemen Perhutani KPH Banyumas Barat optimis dapat melewati proses Audit PHL 2026 dengan hasil yang memuaskan, sekaligus mempertahankan predikat sebagai pengelola hutan yang profesional dan berwawasan lingkungan. (Tugiman)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *