Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Mengeluarkan Imbauan dan Ketegasan Tegas Terkait Penyelenggaraan Pendidikan di Seluruh Wilayah Jawa Barat.

Berita, Uncategorized1269 Dilihat
banner 468x60

Bandung Jawa Barat  -86News co.- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengeluarkan imbauan dan ketegasan tegas terkait penyelenggaraan pendidikan di seluruh wilayah Jawa Barat. Langkah ini diambil untuk meringankan beban tenaga pendidik dan menghilangkan praktik yang berpotensi menimbulkan masalah bagi orang tua siswa.Jawa Barat Senin 15/06/2026

di lansir dari unggahan tiktok pribadinya @dedimulyadi2703 .Dalam pernyataannya, Gubernur Jawa Barat secara tegas menghimbau agar tidak lagi diadakan kegiatan piknik atau kunjungan studi yang bersifat rekreasi di lingkungan sekolah. Ia menilai kegiatan tersebut seringkali membebani biaya orang tua dan dapat dialihkan menjadi pembelajaran yang lebih efektif di dalam maupun sekitar lingkungan sekolah.

banner 336x280

Selain itu, Gubernur juga memerintahkan kepada seluruh Dinas pendidikan sekolah untuk membatasi penggunaan aplikasi digital secara berlebihan. Menurutnya, saat ini guru-guru justru terbebani dengan banyaknya aplikasi yang harus dioperasikan untuk keperluan administrasi dan pembelajaran. “Kasihan para guru, mereka menjadi lelah dan tertekan karena harus mengurus banyak aplikasi. Fokus utama guru adalah mengajar dan mendidik, bukan sibuk mengurus administrasi digital yang tidak perlu,” tegasnya.

Terkait peralatan dan perlengkapan sekolah, Gubernur melarang keras adanya praktik penjualan terikat di lingkungan sekolah. Ia menegaskan:

Tidak boleh ada lagi penjualan LKS (Lembar Kerja Siswa) dan buku pelajaran yang dipaksakan dibeli melalui sekolah. Seragam sekolah dan seragam Pramuka tidak boleh dijual oleh pihak sekolah atau ditentukan harus membeli di tempat tertentu.

Gubernur memutuskan agar pembelian semua kebutuhan tersebut diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing orang tua siswa. “Suruh beli sendiri saja di mana saja, biar tidak ada masalah, tidak ada tuduhan main mata, dan harga bisa dipilih sesuai kemampuan masing-masing. Biarkan orang tua membeli secara bebas di pasaran,” ujarnya.

Kebijakan ini dikeluarkan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, adil, dan bebas dari segala bentuk pungutan atau praktik komersial yang merugikan. Gubernur berharap seluruh jajaran dinas pendidikan, kepala sekolah, dan guru dapat mematuhi aturan ini demi kenyamanan bersama dan kualitas pendidikan yang lebih baik.

Penulis : Wawan

#KebijakanPendidikan #DediMulyadi #PendidikanJabar #BebasPungutan #KesejahteraanGuru #JawaBaratMaju

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *