Nias Utara, 86News.co – Ketika media 86News.co mencoba mengkonfirmasi kepada inisial RMP sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Nias Utara. Senin (01/09/2025). Terkait dugaan perselingkuhan yang terjadi di kota Gunungsitoli karena pada salah satu media menyebutkan bahwa dalam vidio yang sedang memanas itu mirip dengan RMP sehingga viral di pemberitaan media Online beberapa waktu lalu.
RMP menjelaskan bahwa informasi ada vidio yang beredar itu memang benar bang, saya pun heran kenapa sampai saya di duga berselingkuh padahal pada saat itu warga bersama kepolisian dari polres Nias mendatangi salah satu kos dan kami tidak berbuat asusila.
“Memang ada oknum sempat mevidiokan kami namun tidak seperti dugaan mereka bahwa kami sedang berselingkuh atau asusila. Saya datang kesana hanya sebatas bertamu sebentar krn ada hal yang mau diserahkan dan Pintu rumah kos itu dalam keadaan terbuka,”jelasnya
Saya terkejut membaca sebuah unggahan di media sosial yang menyebutkan diduga RMP seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Nias Utara diduga digerebek warga bersama tim Opsnal Polres Nias di sebuah rumah kos berselingkuh dengan Wanita berinisial US di Kota Gunungsitoli beberapa waktu lalu.
RMP menjelaskan lagi, dengan informasi itu, mengakibatkan saya dipanggil oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Nias Utara terkait dugaan perselingkuhan yang terjadi di Gunungsitoli dalam bentuk vidio yang sedang memanas di pemberitaan media Online beberapa hari ini. Kamis (28/08/2025).
“Saya telah menjelaskan kepada BKD Nias Utara bahwa informasi yang sebenarnya yang sama sekali tidak sesuai dengan pemberitaan yang sedang hangat di media sosial. Kalau hal – hal yang negatif seperti ini terus menerus diberitakan, maka saya akan menempuh jalur hukum mengingat dampaknya pada pencemaran nama baik saya dan kehormatan keluarga saya,”Tegasnya
Suparman Zega, SH., M.Sc Kabid Pengadaan, Disiplin dan Informasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Nias Utara saat dikonfirmasi awak media melalui chat WhatsApp membenarkan bahwa RMP telah dipanggil BKD Nias Utara.
“Iya benar RMP telah kita panggil, Kamis (28/08/2025) untuk diperiksa dan mengklarifikasi informasi yang sedang beredar tersebut dan RMP telah menjelaskan kepada kami bahwa informasi itu tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya terjadi,”ungkapnya
Ketika dikonfirmasi kepada sumber informasi ini yakni YLZ , terkait dengan Vidio yang dia peroleh, dia mengatakan bahwa jangan dulu kita mengatakan mereka bersetubuh lah, mereka itu posisi berada di dalam kamar pada saat polres Nias datang hari itu dengan dalilnya dibawa ke polres Nias. Namun sampai saat berita ini diturunkan, atasan langsung pihak opsnal polres Nias tidak mengetahui apabila anggotanya melakukan penggebrekan di salah satu kos sampai mengeluarkan senjata.
Lanjut ketika di tanya lagi apakah sudah pernah konfirmasi kepada oknum polisi itu, YLZ menyatakan jawabannya bahwa hari itu ada informasi dari masyarakat setempat menyampaikan ada dugaan perselingkuhan namun setelah kami datang di lokasi tidak ada BB (Barang bukti) setelah ditanyakan kepada wanitanya katanya pintu sudah saya kunci dari dalam dan ketika datang pihak kepolisian seakan akan dianggap orang yang tidak dikenal, setelah oknum polisi mengatakan bahwa kami dari polres Nias barulah pintunya dibuka. Tandasnya (Fzal)











