Lapas Kelas IIA Banyuasin Jadi Percontohan Ketahanan Pangan, Dua UPT Lakukan Studi Tiru Green House Melon

Berita, Uncategorized490 Dilihat
banner 468x60

Banyuasin, 86News.co — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin kembali mempertegas posisinya sebagai satuan kerja percontohan dalam program ketahanan pangan Pemasyarakatan. Hal ini dibuktikan dengan kedatangan dua UPT Pemasyarakatan Sumatera Selatan yang melakukan studi tiru terkait pengembangan budidaya melon inthanon melalui sistem green house.

Kunjungan pertama dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Palembang pada 17 November 2025, disusul oleh Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin pada Senin, 8 Desember 2025. Dalam kunjungan tersebut, para peserta studi tiru mendapatkan pemaparan terkait teknik budidaya, sistem perawatan tanaman, hingga pengelolaan panen yang telah berhasil diterapkan oleh Lapas Kelas IIA Banyuasin.

banner 336x280

Lapas Kelas IIA Banyuasin ditetapkan sebagai UPT percontohan karena keberhasilannya mengelola green house melon inthanon secara optimal. Sepanjang tahun 2025, lapas ini berhasil memanen lebih dari satu ton melon berkualitas premium dari green house yang telah beroperasi. Keberhasilan ini tidak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan internal, tetapi juga menjadi model pengembangan produktivitas berbasis pembinaan narapidana.

Sebagai bentuk penguatan program, saat ini Lapas Kelas IIA Banyuasin tengah membangun satu unit green house tambahan dengan kapasitas hingga 1.000 bibit. Upaya ini diharapkan semakin meningkatkan produktivitas pertanian lapas sekaligus memperluas manfaat pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Lapas Banyuasin sebagai satuan kerja percontohan ketahanan pangan.

“Kami bersyukur karena upaya yang kami lakukan dalam pengembangan ketahanan pangan melalui green house melon mendapat perhatian dan dijadikan rujukan oleh UPT lain. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian, sekaligus mendukung program kemandirian pangan di lingkungan Pemasyarakatan,” ujarnya. (AS)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *