BANYUMAS, 86News.co – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat kembali menunjukkan komitmen nyata dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Bantuan sebesar Rp75.000.000,- disalurkan untuk pengembangan sarana pendidikan di PAUD Ngesti Utami sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi penerus di sekitar kawasan hutan.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Administratur KPH Banyumas Barat, Eka Cahyadi, S.Hut, didampingi oleh Kepala Seksi Keuangan, SDM & Umum.
Kehadiran jajaran manajemen KPH Banyumas Barat ini disambut hangat oleh para pengurus sekolah dan tokoh masyarakat setempat.
Komitmen Sosial di Luar Pengelolaan Hutan
Dalam arahannya, Eka Cahyadi, S.Hut menegaskan bahwa peran Perhutani tidak terbatas pada pengelolaan sumber daya hutan semata, melainkan juga mencakup tanggung jawab sosial yang berdampak luas bagi warga sekitar.
“Perhutani memiliki tanggung jawab sosial untuk masyarakat di sekitar kawasan hutan.
Melalui bantuan sarana pendidikan ini, kami berharap dapat membantu mencerdaskan generasi penerus yang hidup di wilayah kerja KPH Banyumas Barat.
“Pendidikan adalah kunci utama masa depan, dan kami ingin hadir untuk mendukung hal tersebut,” ujar Eka Cahyadi, S.Hut.
Dukungan untuk Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini
Bantuan senilai Rp75 juta ini difokuskan untuk memperbaiki dan melengkapi sarana prasarana pendidikan di PAUD Ngesti Utami agar tercipta lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Menurut Bapak Eka Cahyadi, S.Hut, fasilitas yang memadai sangat krusial dalam membentuk karakter dan kecerdasan anak sejak usia dini.
Program TJSL ini merupakan salah satu pilar penting bagi Perhutani KPH Banyumas Barat dalam menjaga keharmonisan antara perusahaan dengan masyarakat.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan hubungan sinergis dalam menjaga kelestarian hutan dapat terus terjaga seiring dengan meningkatnya kualitas sumber daya manusia di desa-desa sekitar hutan. (Tugiman)











