Mahasiswa KKNT IPB University Dorong Pemberdayaan Masyarakat Desa Dangiang Melalui Perhutanan Sosial

Berita, Uncategorized129 Dilihat
banner 468x60

GARUT, 86News.co – Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB University Tahun 2026 yang bertugas di Desa Dangiang, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, melaksanakan serangkaian program pemberdayaan masyarakat.

Melalui pendekatan kolaboratif, kegiatan ini berfokus pada pengembangan potensi lokal, peningkatan kapasitas warga, serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

banner 336x280

Mengusung tema “Dangiang Berdaya”, rangkaian program kerja yang dijalankan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sektor pertanian, kehutanan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), hingga edukasi lingkungan.

Salah satu program unggulannya adalah PESONA (Perhutanan Sosial untuk Masyarakat Berdaya). Dalam program ini, tim KKNT menggelar sosialisasi dengan menghadirkan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat sebagai narasumber.

Kegiatan tersebut memberikan pemahaman mendalam mengenai konsep perhutanan sosial, potensi pengelolaan kawasan hutan, serta strategi pemanfaatannya guna meningkatkan perekonomian warga sekitar hutan tanpa merusak kelestarian lingkungan.

Selain itu, mahasiswa IPB University juga menjalankan program SAMARA (Sadar Alam, Masyarakat Berdaya, dan Sejahtera) yang mencakup subprogram SAMARA AGROTOGA dan SAMARA Hijau Desa.

Program ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan melalui budidaya tanaman obat keluarga (TOGA) serta penerapan konsep agroforestry.

Melalui sosialisasi AGROTOGA, warga dilatih mengolah limbah organik rumah tangga menjadi pupuk kompos cair dan padat.

Sementara, pada aksi SAMARA Hijau Desa, mahasiswa membagikan 100 bibit kepada masyarakat diantaranya yaitu bibit jenis mahoni, alpukat, kopi, dan manglid, serta menanam berbagai jenis tanaman produktif bersama masyarakat untuk meningkatkan produktivitas lahan pekarangan.

Guna mendukung sektor pertanian dan kehutanan setempat, tim KKNT turut memberikan pendampingan langsung kepada petani dalam mengidentifikasi serta mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), khususnya pada komoditas utama seperti kopi dan alpukat.

Lewat edukasi ini, petani diharapkan mampu melakukan tindakan pencegahan dan penanganan hama secara mandiri.

Koordinator Desa Tim KKNT Inovasi IPB University Desa Dangiang menyampaikan bahwa seluruh rancangan kegiatan disusun berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan langsung di lapangan.

“Melalui kegiatan KKN ini, kami berharap program yang telah dilaksanakan tidak hanya memberikan solusi jangka pendek, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun kemandirian masyarakat melalui penguatan sektor kehutanan, UMKM, dan pengelolaan lingkungan,” ujarnya.

Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, instansi terkait, dan warga lokal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Desa Dangiang yang lebih mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. (Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *